Adopsi Android Oreo Lebih Cepat dari Nougat

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 24 Jul 2018 17:08 WIB
androidgoogle
Adopsi Android Oreo Lebih Cepat dari Nougat
Ilustrasi Android Oreo.

Jakarta: Android menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan pada smartphone. Mengutip pengumuman Google tahun lalu, tercatat ada sekitar 2,3 miliar pengguna aktif bulanan.

Seperti yang sudah diketahui, Android 8.0 Oreo menjadi salah satu versi paling baru dari sistem operasi yang dikembangkan Google saat ini. Namun tentu saja, jumlah pengguna sistem operasi Android versi yang lebih lama masih jauh lebih banyak.

Dikutip dari Venture Beat, ditemukan kondisi tersebut bukan berarti adopsi Android Oreo lambat. Berdasarkan data dari Google, justru adopsi Android Oreo dalam periode waktu 10 bulan jauh lebih cepat ketimbang Android 7.0 Nougat dalam periode yang sama.

Dilaporkan bahwa adopsi Android Nougat mencapai 12,1 persen dalam kurun waktu 10 bulan sejak dirilis pada Agustus tahun lalu sementara adopsi Android Nougat hanya 11,5 persen.



Untuk menjadi versi Android yang paling banyak dibandingkan versi lain, umumnya membutuhkan waktu hingga setahun sejak dirilis. Namun, Android Oreo juga tidak menjadi sistem operasi paling populer setelah Android Nougat.

Android Oreo justru menduduki peringkat keempat sistem operasi Android yang banyak digunakan. Posisi pertama diisi oleh Android Nougat dibelakangnya ada Android Marshmallow dan Android Lollipop secara berturut-turut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.