Xiaomi Juga Perusahaan Internet, Bukan Sekadar Hardware

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 09 Jul 2018 15:02 WIB
xiaomi
Xiaomi Juga Perusahaan Internet, Bukan Sekadar Hardware
Setelah IPO, Xiaomi mengaku memiliki sejumlah fokus termasuk meyakinkan perusahaannya sebagai perusahaan internet.

Hong Kong: Peresmian IPO di Hong Kong menjadi awal perjalanan baru bagi Xiaomi, yang juga disebut menghadirkan tantangan baru, yaitu meyakinkan investor bahwa Xiaomi merupakan perusahaan internet, bukan sekadar perusahaan hardware.

Sebagai informasi, layanan internet yang diusung Xiaomi masih diketahui oleh beberapa negara, sedangkan negara lainnya lebih mengenal Xiaomi sebagai produsen smartphone dengan harga terjangkau.

"Kami harus menunjukan betapa berharganya perusahaan internet. Karenanya kami harus menunjukan pertumbuhan perusahaan yang baik, serta menjamin bahwa pertumbuhan ini akan terus terjadi di masa depan, dan perkembangan yang stabil," ujar Chief Financial Officer Xiaomi Shou Zi Chew.

Shou menyebut, jika berhasil menghadirkan ketiga hal ini, Xiaomi akan dapat mencapai kesuksesan lebih baik lagi.

Selain itu, Xiaomi mengaku percaya diri bahwa perusahaannya mampu terus mempertahankan eksistensinya di dunia, sebab menurutnya sangat langka bahwa perusahaan teknologi yang menjalankan e-commerce, hardware dan layanan internet secara bersamaan.

Hal ini diklaim Shou menjadi nilai jual utama Xiaomi dalam menyakinkan investor dan menarik investor baru dalam membeli saham perusahaannya. Disinggung terkait strategi penggunaan modal IPO di masa mendatang, Xiaomi mengaku akan fokus di bidang riset dan pengembangan.

Fokus pengembangan modal untuk riset dan pengembangan tersebut disebut Xiaomi akan mendorongnya untuk lebih terfokus dalam mengembangkan dan menciptakan produk terbaik untuk konsumen.

Selain itu, sepertiga modal tersebut akan difokuskan Xiaomi untuk pengembangan bidang teknologi Internet of Things. Shou menjelaskan bahwa bidang teknologi ini tidak melulu soal perangkat cerdas, tapi juga terkait hal lain seperti chip, konten video lokal serta investasi kepada kreator konten dan menggandeng mereka sebagai mitra strategis.

30 persen dari modal juga disebut Xiaomi akan dialokasikan kepada ekspansi internasional, mendukung informasi yang sebelumnya beredar terkait dengan rencananya merambah pasar Amerika Serikat. Sedangkan 10 persen lainnya akan dialokasikan untuk hal lain.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.