Google One Baru Tersedia di Play Store

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 26 May 2018 11:13 WIB
google
Google One Baru Tersedia di Play Store
Google One telah dapat diunduh di Play Store, meski belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh pengguna.

Jakarta: Awal bulan Mei lalu, Google mengumumkan akan melakukan pembenahan pada paket penyimpanan cloud karyanya, agar lebih sesuai untuk ranah fotografi mobile beresolusi tinggi dan 4K.

Google One disebut sebagai inisiatif baru, dan menawarkan kapasitas lebih besar dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, Google One juga menawarkan dukungan teknis setiap hari via telepon, chat, atau email di negara tertentu. Aplikasi Google One telah tersedia di Play Store, namun belum sepenuhnya siap untuk dimanfaatkan pengguna.

Paket baru ini baru akan benar-benar siap untuk digunakan pada beberapa bulan mendatang, namun pengguna telah dapat mengunduh aplikasi. Halaman Google One di Play Store menjelaskan sejumlah dukungan dan fungsi yang dihadirkannya untuk pengguna.

Google One akan memungkinkan pengguna untuk mengelola paket penyimpanan, mencakup Google Drive, Gmail serta foto dan video berkualitas orisinal di Google Photos. Selain itu, Google One turut menghadirkan kemudahan menghubungi tim ahli Google dengan satu ketukan.

Anggota Google One akan dapat mengakses keuntungan seperti kredit Google Play dan harga khusus untuk hotel. Pengguna juga dapat berbagi paket dengan hingga lima anggota keluarga, memungkinkan anggota keluarga untuk dapat memanfaatkan keuntungan ekstra.

Hingga saat ini, setiap akun Google masih dapat memanfaatkan penyimpanan cloud gratis berkapasitas 15GB, namun pelanggan berbayar akan dapat memanfaatkan keuntungan dari sejumlah paket baru dengan penawaran harga lebih terjangkau.

Google One menawarkan kapasitas 100GB seharga USD1,99 (Rp28.028) per bulan, 200GB seharga USD2,99 (Rp42.112), 2TB seharga USD9,99 (Rp140.704), 10TB seharga USD99,99 (Rp1,4 juta), 20TB seharga USD199,99 (Rp2,8 juta), dan 30TB seharga USD299,99 (Rp4,2 juta) per bulan.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.