Nokia, Masa Lalu yang Mulai Kembali

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 06 Sep 2017 18:39 WIB
nokia
Nokia, Masa Lalu yang Mulai Kembali
Nokia berencana untuk kembali masuki pasar smartphone Tanah Air. (Vesa Moilanen/Lehtikuva via AP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Masih ingat Nokia? Perusahaan asal Finlandia itu pernah merajai industri ponsel. Ketika smartphone mulai menjadi tren, mahkota itu pun berpindah ke tangan Apple dan Samsung.

Microsoft sempat membeli divisi smartphone Nokia dan mengembangkan Windows Phone. Namun, Microsoft kemudian menjual divisi feature phone miliknya pada pertengahan tahun lalu dan berhenti menjual lini smartphone Lumia pada bulan Desember tahun lalu. 

Tidak lama setelah Microsoft menjual divisi feature phone, Nokia mengumumkan rencananya untuk kembali masuk ke pasar ponsel. Kali ini, Nokia hanya akan memberikan lisensi merek dan properti intelektual mereka pada perusahaan baru. Ialah HMD Global, perusahaan asal Finlandia yang kini menjadi pemegang lisensi merek Nokia. 

Dengan jumlah penduduk lebih dari 260 juta, tidak heran jika Indonesia menjadi salah satu pasar penting untuk HMD. Pada awal minggu ini, HMD resmi mulai memulai produksi smartphone Nokia di Indonesia. Sejauh ini, Nokia telah meluncurkan 4 ponsel: Nokia 3, 5, 6 dan 8. Nokia 8 adalah smartphone paling premium dari HMD. Namun, dari keempat ponsel tersebut, hanya 3 model yang akan masuk Indonesia, yaitu Nokia 3, 5 dan 6. 

Nokia 3

Nokia 3 adalah smartphone dengan harga yang paling terjangkau. Ponsel ini memiliki layar HD dengan ukuran 5 inci juga kamera depan dan belakang dengan resolusi 8MP. Di situs resminya, Nokia 3 dihargai EUR139 atau setara dengan Rp2,2 juta. Itu artinya, saat masuk Indonesia, HMD harus siap bersaing dengan Xiaomi Redmi Note 4, yang menawarkan performa yang baik dan baterai tahan lama dengan harga yang sangat terjangkau. 

Nokia 5 ada satu tingkat di atas Nokia 3. Smartphone dengan bodi aluminium ini memiliki layar yang sedikit lebih besar, yaitu 5,2 inci. Selain itu, ia juga sudah dilengkapi dengan pemindai sidik jari. Ponsel ini dihargai EUR189, sekitar Rp3 juta.

Nokia 5

Di harga ini, Xiaomi baru saja meluncurkan Mi A1, yang sudah dilengkapi dengan kamera belakang ganda. Perusahaan asal Tiongkok itu bahkan berani mengklaim bahwa foto dari Mi A1 tidak akan kalah dengan hasil jepretan dari ponsel premium seperti iPhone 7 Plus. 

Nokia 6 akan menjadi smartphone dengan spesifikasi tertinggi dari HMD di Indonesia. Ponsel dengan layar Full HD 5,5 inci ini memiliki kamera belakang 16MP dan kamera depan 8MP. HMD menyebutkan, kamera utama ponsel ini sudah dilengkapi dengan dual-tone flash yang akan membuat foto yang diambil menjadi terlihat lebih natural.

Nokia 6

Meski bukan Xiaomi, HMD harus menghadapi ponsel buatan Tiongkok lain, yaitu Vivo V5s. Sama seperti ponsel buatan Vivo lainnya, V5s mengunggulkan fitur kamera depan untuk selfie.

Satu keunggulan yang HMD coba tonjolkan adalah update Android. HMD menjanjikan bahwa semua ponsel Nokia buatannya akan mendapatkan update Android Oreo, bahkan Nokia 3. Selain itu, mengingat HMD tidak melakukan banyak kustomisasi pada OS Android pada ponselnya, kemungkinan, mereka bisa menjadi salah satu vendor smartphone yang paling cepat memberikan update.


(MMI)