Cegah Penipuan, Bukalapak Pasang Kecerdasan Buatan

Mohammad Mamduh    •    Rabu, 20 Sep 2017 10:41 WIB
bukalapak
Cegah Penipuan, Bukalapak Pasang Kecerdasan Buatan
foto: Komunitas Bukalapak

Metrotvnews.com, Jakarta: Penipuan menjadi salah satu kendala yang biasa dialami oleh penikmat belaja online dan dapat merugikan banyak pihak.

Untuk melakukan pencegahan, Bukalapak menerapkan kecerdasan buatan atau dikenal sebagai Artificial Intelligence (AI). Penggunaan kecerdasan buatan ini bertujuan untuk mengetahui adanya transaksi palsu dalam website atau aplikasi Bukalapak.

"Kam telah mengembangkan sistem AI untuk rekomendasi belanja pengguna yang lebih baik serta menangani sistem keamanan untuk mencegah penipuan," Ibrahim Arief, Vice President of Engineering Bukalapak.

"Jadi, AI ini bisa menerima dan mempertimbangkan banyak sekali sinyal atau data dari sebuah transaksi agar kemudian diketahui jenis transaksi tersebut palsu atau tidak. Lewat pengembangan AI ini, pengguna bisa merasakan pengalaman belanja yang aman dan nyaman.”

Bukalapak percaya, AI menjadi salah satu cara ampuh untuk memantau dan melacak kegiatan transaksi dan mendeteksi data yang dimasukkan pembeli dan pelapak Bukalapak. AI yang dimiliki Bukalapak sudah banyak membantu berbagai hal mulai dari performa Bukalapak hingga kebutuhan pelanggan.

“Untuk meningkatkan kualitas Bukalapak, kami berencana untuk merekrut lebih banyak lagi developer independen. Per-minggunya, para developer independen ini bisa merilis setidaknya 150 perbaikan pada sistem yang membuat sistem lebih baik," lanjut Arief.

"Artinya, tim ini mengerjakan satu fitur tertentu, kemudian dikembangkan secara bebas hingga menjadi lebih baik lagi. Perekrutan developer ini ditujukan agar sistem Bukalapak bisa menjadi lebih baik sehingga pengalaman pengguna saat memakai layanan Bukalapak pun meningkat.”


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.