Bumi Jadi Teleskop Raksasa untuk Amati Black Hole

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 17 Mar 2017 17:10 WIB
antariksa
Bumi Jadi Teleskop Raksasa untuk Amati Black Hole
Bumi akan dijadikan teleskop raksasa untuk amati black hole

Metrotvnews.com: Black hole atau lubang hitam merupakan salah satu fenomena antariksa yang masih misterius hingga saat ini. Para ilmuwan bahkan belum bisa mengambil foto asli dari black hole karena sifatnya yang menyerap cahaya.

Meski demikian, keberadaan black hole telah terbukti melalui sejumlah eksperimen dan pengukuran jarak jauh. Bahkan galaksi Milky Way yang kita tempati saat ini diperkirakan memiliki sebuah supermassive black hole di bagian tengahnya.

Tentu saja untuk mengamati black hole dan mempelajarinya, ilmuwan harus mengetahui seperti apa bentuknya. Untuk itulah para ilmuwan dari seluruh penjuru dunia bekerja sama membangun jaringan teleskop radio di seluruh dunia.

Teleksop tersebut ditempatkan di posisi khusus di permukaan Bumi dan semuanya akan digunakan sebagai satu kesatuan alat untuk mengamati black hole. Boleh dibilang jaringan teleskop ini mampu mengubah Bumi menjadi teleskop raksasa untuk mengamati black hole.

ALMA (ESO/NAOJ/NRAO)

Menurut Gizmodo, jaringan teleskop bernama Event Horizon Telescope (EHT) ini menggunakan jam atom yang sangat presisi untuk mensinkronisasikan semua teleskop yang tergabung dalam jaringannya. EHT telah dibangun secara bertahap selama sepuluh tahun terakhir dan pernah mencoba mengambil foto black hole pada tahun 2006 namun gagal.

Kali ini, EHT mendapatkan tambahan kekuatan berupa teleskop radio Atacama Large Millimeter Array (ALMA) yang berada di Chile, serta kumpulan teleskop radio yang ditempatkan di kutub selatan. Melalui EHT, ilmuwan berharap bisa mempelajari black hole lebih jauh dan memahami karakteristiknya. Tentu saja, ilmuwan juga mengusahakan agar mereka bisa mengambil foto black hole.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.