Restrukturisasi Selesai, Induk Google Lahirkan XXVI

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 03 Sep 2017 15:27 WIB
google
Restrukturisasi Selesai, Induk Google Lahirkan XXVI
Proses restrukturisasi Google kini telah selesai. (AP Photo / Jeff Chiu, File)

Metrotvnews.com: Pada tahun 2015, Google mengumumkan bahwa mereka akan melakukan restrukturisasi perusahaan, membagi Google menjadi beberapa bagian. Ketika itu, dibuatlah Alphabet, perusahaan raksasa yang akan membawahi berbagai bisnis utama Google. 

Salah satu alasan Google melakukan restrukturisasi adalah karena mereka ingin memisahkan bisnis utama mereka dengan proyek "Other Bets" yang merupakan proyek percobaan yang belum tentu mendapatkan keuntungan. Dengan begitu, lapor Engadget, keuangaan Google akan terpisah dari proyek-proyek tersebut. 

Sekarang, Alphabet akhirnya menyelesaikan restrukturisasi perusahaan dengan membuat satu perusahaan baru, yaitu XXVI Holdings Inc. Perusahaan ini akan menjadi perusahaan induk dari proyek-proyek "Other Bets", seperti Waymo, yang berusaha untuk mengembangkan teknologi mobil otonom dan Verily, yang fokus pada perangkat medis dan teknologi digital dalam industri kesehatan. 

Sementara itu, Google kini menjadi sebuah LLC (Limited LIability Company) atau perusahaan perseroan terbatas. Namun, Google masih menjadi perusahaan yang bertanggung jawab atas bisnis utama perusahaan seperti Gmail, mesin pencari dan YouTube. 

Perubahan ini tidak lebih dari formalitas. "Kami mengubah struktur perusahaan untuk mengimplementasikan perubahan yang kami umumkan ketika Alphabet dibuat pada 2015," ujr juru bicara Alphabet, Gina Weakley Johnson. Perubahan ini tidak akan memengaruhi kendali pemegang saham, operasi atau manajemen. 

Mengapa perusahaan baru ini dinamai XXVI? Itu adalah angka Romawi untuk 26, jumlah huruf dalam alfabet. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.