Nokia Umumkan Penerapan Smart City via Smart City PlayBook

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 21 Apr 2017 17:31 WIB
nokia
Nokia Umumkan Penerapan Smart City via Smart City PlayBook
Nokia mengumumkan laporan penerapan konsep smart city di sejumlah kota bernama Smart City PlayBook.

Metrotvnews.com, Jakarta: Nokia mengumumkan laporan terkait penerapan konsep smart city yang telah diterapkan di sejumlah kota di berbagai negara, yaitu Smart City PlayBook. Laporan ini ditujukan sebagai panduan kota lain dalam menerapkan konsep Smart City.

“Tujuan kami dalam laporan yang dilakukan oleh Machina Research ini adalah mengidentifikasi strategi yang jelas berhasil di kota-kota tersebut. Di Indonesia, kami menantikan bekerja sama dengan pihak pemerintah dan private sector untuk mewujudkan konsep smart city,” ujar Head of Marketing & Corporate Affairs Nokia Asia Pasifik dan Jepang, Danial Mausoof.

Laporan ini menyoroti keragaman signifikan dalam strategi smart city di masing-masing kota. Pada kota-kota tersebut, Nokia mengidentifikasi tiga rute berbeda terkait dengan penerapan smart city untuk menjadikan kota mereka menjadi lebih cerdas.

Ketiga rute tersebut adalah Anchor, platform, dan beta cities. Rute Anchor merupakan rute kota yang terfokus pada satu solusi untuk membantu meringankan dan menyelesaikan permasalahan pada kota mereka.

Sementara itu, rute platform menerapkan sejumlah solusi yang dijalankan pada platform yang sama, sehingga mempermudah proses integrasi dan digitalisasi. Pada rute Beta Cities, kota telah menerapkan sejumlah solusi smart city dan digitalisasi layanan publik melalui beberapa platform secara lebih lengkap.

Menerapkan rute dengan perbedaan signifikan, laporan Nokia ini menyimpulkan manfaat universal, termasuk penerapan aturan terbuka dan transparan dalam penggunaan data, kemudahan akses ICT dan infrastruktur IoT oleh pengguna, dan kerja aktif pemerintah dan mitra dalam melibatkan masyarakat.

Sebagai informasi, kota-kota yang diamati Nokia dalam laporan ini adalah Auckland, Bangkok, Barcelona, Berlin, Bogota, Bristol, Cape Town, Cleveland, Delhi, Dubai, Jeddah, Mexico City, New York City, Paris, Pune, San Fransisco, Sao Paolo, Shanghai, Singapura, Tokyo, Wina dan Wuxi. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.