Twitter Larang Kaspersky Pasang Iklan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 22 Apr 2018 11:07 WIB
twitterkaspersky
Twitter Larang Kaspersky Pasang Iklan
Ilustrasi.

Jakarta: Twitter melarang penyedia antivirus dan keamanan siber asal Moscow, Kaspersky Labs memasang iklan di layanan miliknya atas dasar tuduhan bahwa Kaspersky memiliki hubungan dengan intelijen Rusia. 

"Keputusan ini didasarkan pada penetapan kami bahwa Kaspersky Labs beroperasi dengan model bisnis yang bertentangan dengan peraturan iklan Twitter," kata juru bicara Twitter pada Gizmodo.

"Kaspersky Lab masih bisa menjadi pengguna di media sosial kami, sesuai dengan peraturan Twitter."

Dalam surat yang ditujukan pada CEO Twitter, Jack Dorsey, CEO Eugene Kaspersky mengaku bingung atas keputusan ini.

"Satu hal yang saya tahu pasti adalah kami tidak pernah melanggar peraturan tertulis -- atau tidak tertulis -- dan model bisnis kami sama dengan model bisnis yang digunakan di seluruh industri keamanan siber: Kami menyediakan produk dan layanan untuk pengguna, dan mereka membayar kami."

"Anda hanya akan merugikan diri Anda sendiri ketika Anda mengikuti permasalahan geopolitik dan menolak untuk mempromosikan konten atas dasar alasan palsu -- berkebalikan dengan keperluan bisnis Anda sendiri (bagaimana cara kami menyebutkan bahwa Anda menolak uang dari klien yang melakukan bisnis sesuai etika)?"

Dalam sebuah email pada Gizmodo, Twitter mengutip memo dari Departemen Perlindungan Dalam Negeri terkait Kaspersky Lab, yang menyebutkan bahwa pemerintah Amerika Serikat khawatir akan adanya hubungan antara "beberapa eksekutif Kaspersky dengan badan intelijen dan badan pemerintah Rusia lainnya". 

Selain itu, Twitter juga menguti peraturan Rusia yang memungkinkan badan intelijen Rusia untuk "memaksa Kaspersky memberikan bantuan untuk menyadap komunikasi yang melewati jaringan Rusia." Eugene Kaspersky bersikeras bahwa produk dari perusahaannya merupakan alat untuk menyadap komunikasi dan data di AS. 


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

2 days Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.