Ada Paten Microsoft Ponsel Lipat Tiga Layar

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 12 May 2018 11:12 WIB
microsoft
Ada Paten Microsoft Ponsel Lipat Tiga Layar
Dokumen paten terbaru Microsoft menampilkan perangkat yang menggunakan tiga layar.

Jakarta: Sejak bulan Desember lalu, sejumlah bocoran dokumen paten terkait Project Andromeda milik Microsoft beredar. Project ini merupakan ponsel yang dapat berubah menjadi tablet dan sebaliknya, yang diyakini sejumlah pihak sebagai Surface Phone yang telah lama dirumorkan.

Paten baru dari Microsoft mengungkap bahwa perusahaan asal Amerika Serikat tersebut mungkin akan menggunakan tiga layar untuk perangkat tersebut, termasuk layar kecil yang tersemat pada engsel. Gambar dari dokumen pendaftaran paten menampilkan dua layar besar di kedua sisi perangkat.

Sementara itu pada bagian tengah, lokasi layar bagian luar dilipat, terdapat layar berukuran sempit bertugas untuk menampilkan informasi yang disesuaikan dengan wilayah layar lainnya. Hal tersebut termasuk kendali virtual, waktu, pesan, notifikasi dan panggilan.

Menurut dokumen paten tersebut, informasi yang dilihat pada layar di bagian engsel akan bergantung pada cara pengguna membuka perangkat, baik dalam mode tablet sepenuhnya, mode tenda, atau membuka layar layaknya membuka halaman pada buku.

Sementara itu, beredar rumor terkait dengan spesifikasi perangkat lipat Samsung, Galaxy X, diperkirakan akan diumumkan pada bulan Februari 2019 mendatang.

Perangkat ini juga dilaporkan akan mengusung tiga layar, namun Samsung Galaxy X mengusung sejumlah perbedaan dari perangkat Microsoft yang ditampilkan pada dokumen paten tersebut.

Samsung Galaxy X dilaporkan akan berbekal dua panel OLED 3,5 inci di bagian dalam perangkat dan layar serupa di bagian luar. Layar di bagian luar juga akan digunakan untuk mengendalikan unit saat perangkat dalam mode smartphone.

Dokumen paten Microsoft pertama kali didaftarkan pada 9 November 2016 lalu, dan didaftarkan sebagai Perangkat dengan bagian layar pada engsel yang didampingi oleh wilayah layar lainnya. Dokumen ini didaftarkan oleh Microsoft Technology Licensing, LLC.


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

4 days Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.