Apple Selesaikan Akuisisi Shazam

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 25 Sep 2018 11:00 WIB
apple
Apple Selesaikan Akuisisi Shazam
Apple mengumumkan peresmian akuisisi Shazam dan menjanjikan pengalaman menikmati musik lebih baik. (Foto: Phone Arena)

Jakarta: Apple baru saja mengumumkan perusahaannya telah resmi mengakuisi Shazam, setelah European Commision menyetujui transaksi tersebut pada awal bulan ini. Melalui akusisi ini, Apple menyebut akan menghadirkan aplikasi bebas iklan dalam waktu dekat.

Selain itu, perusahaan berbasis di Cupertino ini juga mengumumkan bahwa tim Shazam dan Apple Music akan bekerja sama untuk menyuguhkan pengguna cara lebih baik guna menemukan dan menikmati musik.

Sebagai informasi, Shazam merupakan aplikasi berkemampuan mengenali musik di sekitar dengan mendengarkannya.

Menurut Apple, Shazam telah diunduh sebanyak lebih dari satu juta kali di seluruh platform. Dan pengguna telah menggunakan aplikasi ini sebanyak lebih dari 20 juta kali per hari untuk mengidentifikasi lagu.

Sebelumnya, situs ulasan pekerjaan Glassdoor membuat daftar berisi 15 perusahaan yang tidak menjadikan gelar sarjana sebagai persyaratan untuk masuk ke perusahaan. Peruasahaan-perusahaan teknologi raksasa masuk ke dalam daftar tersebut, salah satunya adalah Apple.

Sementara itu, situs perbaikan smartphone di internet iFixit menemukan bahwa iPhone XS dan XS Max yang dirilis pada pertengahan bulan September ini menggunakan dukungan komponen buatan Intel dan Toshiba.

iFixit juga menemukan kedua perangkat menggunakan komponen Intel untuk bagian modem dan chip pendukung fitur komunikasi. Hal ini membuktikan pernyataan Qualcomm yang berseteru dengan Apple sejak tahun lalu. Kala itu Qualcomm menyatakan bahwa Apple akan menggunakan komponen kompetitor mereka.

Selain itu, setelah resmi diperkenalkan oleh Apple, analis kenamaan Ming-Chi Kuo memprediksi bahwa penjualan iPhone XS Max dan Apple Watch Series 4 sesuai dengan harapan Apple, sedangkan penjualan iPhone XS akan lebih rendah dari harapan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.