Twitter Blokir Akun Palsu Putin

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 30 Nov 2018 11:07 WIB
media sosialtwitter
Twitter Blokir Akun Palsu Putin
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Photo by Alexander NEMENOV / POOL / AFP)

Jakarta: Twitter telah menangguhkan akun yang mengaku sebagai akun bahasa Inggris dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Media sosial itu mengatakan bahwa mereka telah menangguhkan akun @putinRF_eng karena meniru identitas Putin. Keputusan ini didasarkan oleh laporan dari pihak pemerintah Rusia.

Akun itu dikabarkan dibuat pada 2012. Utamanya, ia mengunggah tautan berita terkait kemunculan Putin di depan umum. Menurut laporan BBC, akun tersebut telah mendapatkan hampir satu juta follower.

Banyak orang yang mengikuti akun itu percaya bahwa akun tersebut adalah akun resmi mengingat ia mengandung banyak berita dari media ternama.

Akun @putinRF)eng dipercaya sebagai akun resmi Putin yang menggunakan bahasa Inggris. Akun itu menjadikan foto Putin sebagai foto profil, lengkap dengan foto Kremlin sebagai foto cover. Akun ini telah aktif selama enam tahun sebelum ia ditangguhkan.

Twitter mengumumkan penangguhan ini melalui akun Twitter Comms. Twitter mengatakan bahwa mereka "menangguhkan akun @putinRF_eng karena melakukan peniruan berdasarkan laporan valid yang kami terima dari pemerintah Rusia.

Dalam kicauan itu, Twitter juga menyematkan tautan ke peraturan mereka terkait peniruan pribadi seseorang.

"Akun Twitter yang meniru orang lain dengan cara yang membingungkan atau menipu akan ditangguhkan secara permanen," tertulis dalam peraturan Twitter. Masih belum diketahui siapa orang di balik akun palsu Putin ini.

Pada tahun ini, Twitter mengatakan bahwa mereka telah menangguhkan 70 juta akun pada Mei dan Juni sebagai bagian dari usaha mereka untuk melawan penyabaran informasi salah.

Banyak dari akun yang ditangguhkan itu berupa bot dan melakukan retweet dari akun lain terus menerus.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.