Instagram akan Hapus Like dan Komentar Palsu

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 20 Nov 2018 12:48 WIB
media sosialinstagram
Instagram akan Hapus Like dan Komentar Palsu
Instagram melakukan perubahan pada peraturan terkait like dan komentar palsu.

Jakarta: Instagram ingin melawan pengikut palsu dengan menghapus komentar dan like yang mereka berikan. Semua pengikut dan like palsu dari akun yang dibuat menggunakan layanan pihak ketiga untuk menarik perhatian pengguna lain akan dihapus karena telah melanggar peraturan.

Instagram mengatakan, mereka telah mengembangkan alat berbasis pembelajaran mesin yang akan membantu mereka untuk mengidentifikasi akun-akun yang menggunakan layanan pihak ketiga tersebut dan secara otomatis menghapus like, follow, dan komentar, lapor The Verge.

Akun yang diketahui menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan popularitasnya akan mendapatkan notifikasi dari Instagram bahwa like palsu yang mereka dapatkan akan dihapus.

Selain itu, mereka juga akan didorong untuk mengganti password mereka untuk mengamankan akun mereka dari aplikasi pihak ketiga.



Instagram kini telah menjadi platform untuk para influencer dan perusahaan untuk memperkenalkan berbagai produk. Karena itu, banyak akun yang memanfaatkan aplikasi pihak ketiga untuk meningkatkan popularitas unggahan mereka.

New York Times baru saja melaporkan fenomena nanoinfluencer, yaitu orang-orang yang memiliki pengikut kurang dari 1.000 dan mencoba untuk mendapatkan produk gratis dari perusahaan jika mereka mengiklankan produk itu di Instagram.

Sama seperti usaha Twitter untuk mengatasi bot, usaha Instagram untuk melawan akun palsu mereka lakukan untuk melindungi integritas model bisnis iklan mereka.

Memang, selama ini, Instagram memang telah menghapus akun palsu. Namun, mereka belum mengambil tindakan atas like palsu. Ke depan, mereka menyebutkan, mereka juga akan mengambil tindakan lain untuk mengatasi aktivitas dari akun palsu.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.