Synology Ingin Populerkan Penggunaan NAS

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 07 Nov 2018 18:23 WIB
hardwaresynology
Synology Ingin Populerkan Penggunaan NAS
Peragkat NAS Synology.

Jakarta: Teknologi perangkat NAS (Network Attached Storage) semakin membawa teknologi penyimpanan dan komputasi awan atau cloud. Namun menurut Synology, pemahaman tentang teknologi tersebut khususnya di Indonesia hanya dimiliki oleh kalangan bisnis atau enterprise.

"NAS juga bisa digunakan untuk konsumen rumahan atau end user dan bisnis skala kecil  menengah, yang sekarang dituntut mengadopsi teknologi digital," ungkap Sales Account Manager Synology Victor Wang.

Di kawasan negara-negara ASEAN, disebutkan Wang pendapatan penjualan Synology meningkat positif sebanyak 30 persen di paruh pertama tahun ini. Pasar Indonesia juga termasuk kontributor di dalamnya. Synology merasa mereka juga perlu meningkatkan brand awareness NAS buatannya.

Berlokasi di GoWork, Jakarta, Synology menjelaskan solusi yang diberikan oleh perangkat NAS buatannya. Perangkat NAS Synology hadir dalam beberapa seri, yakni seri J, seri Value, seri Plus, dan seri FS dan XS.

"Seri J untuk end user atau konsumen rumahan, sementara seri Value untuk pengguna rumahan tapi yang juga menginginkan performa untuk mendukung kegiatan bekerja. Seri Plus menawarkan performa yang cocok untuk bisnis skala kecil dan menengah dan seri FX & FX untuk enterprise yang kebutuhannya sangat tinggi," jelas Wang.

Kepada Medcom.id, Synology juga mengedepankan edukasi mengenai teknologi NAS, yakni sebagai layanan penyimpanan data dan komputasis berbasis cloud on-premise yang sifatnya privat alias bisa dimiliki sendiri tanpa harus membayar biaya sewa.

Layanan yang serupa dengan yang ditawarkan Google Drive dan lain-lain, tapi perbedaannya Synology tidak mengenakan biayan untuk layanan cloud yang dihadirkan lewat perangkat NAS. Pengguna NAS Synology tetap bisa menyimpan dan berbagai beragam jenis data lewat fitur Synology Drive.

Fitur Synology Drive mengsinkronisasi penyimpanan data dari smartphone terhubung langsung ke penyimpanan data di perangkat NAS Synology yang terpasang , baik di rumah maupun di kantor.

"Bukan hanya perangkat NAS yang jadi fokus Synology tapi juga aplikasi untuk mengolah dan mengakses beragam data yang bisa disimpan termasuk dalam fokus Synology," jelas Wang.

Dalam presentasinya Wang mendemokan beragam aplikasi pendukung untuk setiap jenis data yang disimpan di NAS Synology, misalnya Photo Station, Video Station dan Audio Station yang juga bisa dipasang di smartphone sehingga terhubung langsung.

Lewat aplikasi-aplikasi yang diciptakan Synology pengguna bisa mengakses data yang tersimpan di NAs Synology dengan cara mengunduhnya atau mengaksesnya secara streaming. Akses NAS Synology bisa dilakukan dengan mudah lewta akun QuickConnect yang menggantikan sistem IP Address yang sulit diingat.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.