Pokemon Go

Rusia Manfaatkan Pokemon Go untuk Provokasi?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 13 Oct 2017 11:05 WIB
rusiapokemon go
Rusia Manfaatkan Pokemon Go untuk Provokasi?
Pokemon Go dikabarkan digunakan untuk membuat hubungan antarras memanas. (AFP PHOTO / STEFAN HEUNIS)

Metrotvnews.com: Salah satu usaha Rusia untuk menciptakan kekacauan di Amerika Serikat diduga dengan Pokemon Go. 

Pada bulan Juli tahun lalu, sebuah halaman Tumblr yang terhubung ke Badan Riset Internet Rusia mempromosikan sebuah kompetisi Pokemon Go. Dalam kompetisi itu, para pemain Pokemon Go yang peduli akan gerakan Black Lives Matter didorong untuk memainkan game ini di sekitar tempat terjadinya kebrutalan polisi.

Tidak hanya itu, para pemain diminta untuk mengganti nama karakter mereka menjadi nama korban dari berbagai kejadian kebrutalan polisi. Ini dianggap sebagai usaha untuk membuat hubungan antarras di AS menjadi semakin panas, lapor The Verge

Halaman Tumblr tersebut terhubung dengan Do Not Shoot Us, program multi-platform yang didesain untuk meniru aspek Black Lives Matter. Do Not Shoot Us memiliki situs juga halaman di berbagai media sosial, seperti Facebook, Instagram, Twitter dan YouTube.

Halaman Facebook dari Do Not Shoot Us adalah salah satu dari 470 halaman yang Facebook hapus setelah perusahaan media sosial itu memutuskan bahwa halaman itu memiliki kaitan dengan grup asal Rusia yang ingin melakukan intervensi atas politik AS.

Pada halaman Tumblr grup tersebut, muncul sebuah post yang menunjukkan sebuah Pokemon yang dinamai "Eric Garner", korban yang meninggal karena dicekik oleh seorang polisi di Departemen Kepolisian New York. Dalam post itu, sebuah kontes juga diumumkan. Pemenang kompetisi diiming-imingi dengan gift card untuk Amazon.

Namun, CNN tidak dapat menemukan bukti bahwa ada orang yang ikut serta dalam kompetisi tersebut. Halaman Facebook, Instagram dan Twitter dari grup tersebut telah ditangguhkan. Meskipun begitu, akun Tumblr dan YouTube grup itu masih aktif. 


(MMI)

Video /