Acer Chromebook Tab 10, Tablet Chrome OS Pertama?

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 27 Mar 2018 11:16 WIB
googleacer
Acer Chromebook Tab 10, Tablet Chrome OS Pertama?
Acer Chromebook Tab 10 resmi diluncurkan.

Jakarta: Google telah berupaya meningkatkan popularitas tablet Android, namun upaya tersebut dinilai tidak berhasil. Kini, Google mengalihkan fokusnya dengan berupaya meningkatkan popularitas tablet bersistem operasi Chrome.

Perangkat pertama dengan usungan sistem operasi ini, yaitu Acer Chromebook Tab 10, resmi diluncurkan. Sayangnya, mengusung merek Chromebook, tablet ini tidak didukung oleh keyboard fisik, dan hanya berupa tablet, bukan perangkat konvertibel.

Sesuai dengan namanya, tablet ini hadir dengan layar berukuran 9,7 inci. Layar perangkat ini didukung panel dengan resolusi 2048 x 1536 piksel, dinilai setara dengan spesifikasi layar berharga paling terjangkau.

Selain itu, tablet ini juga didukung oleh chipset PO1 yang juga mendukung laptop Samsung Chromebook Plus. Tablet ini dibekali CPU dengan dua core Cortex-A72 dan empat core Cortex-A53, didampingi oleh RAM 4GB dan ruang penyimpanan internal 32GB dengan slot memori eksternal.

Acer Chromebook Tab 10 mendukung aplikasi Android serta dilengkapi kamera belakang beresolusi 5MP dan kamera depan 2MP. Tablet ini juga didukung speaker ganda dan baterai 34 Wh cell yang diklaim mampu bertahan sembilan jam.

Tablet ini juga didukung fitur konektivitas Wi-Fi ac, port USB-C, jack headset 3,5mm, Bluetooth 4.1, dan stylus Wacom EMR dengan slot khusus dan tanpa baterai. Acer Chromebook Tab 10 menargetkan pasar pendidikan, meski juga dipasarkan untuk konsumen secara lebih luas.

Acer Chromebook Tab 10 akan mulai dipasarkan di pasar Amerika Serikat pada bulan April mendatang dengan penawaran harga sebesar USD329 (Rp4,5 juta), setara dengan harga iPad berlayar 9,7 inci.

Tablet Acer ini dikabarkan akan merambah pasar Eropa, Timur Tengah, dan Afrika pada bulan Mei mendatang, seharga EUR329 (Rp5,6 juta).


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.