Aplikasi Ponsel Ini Bisa Pantau Tayangan Televisi yang Ditonton

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 03 Jan 2018 10:53 WIB
aplikasicyber security
Aplikasi Ponsel Ini Bisa Pantau Tayangan Televisi yang Ditonton
Ada aplikasi yang ditanamkan software untuk bisa menguping aktivitas Anda ketika di depan televisi yaitu mengetahui tayangan yang sedang Anda lihat.

Jakarta: Isu mengenai aplikasi di smartphone yang bisa 'menguping' aktivitas penggunanya saat smartphone tidak digunakan tampaknya bukan hal baru.

Dilaporkan Tech Crunch, ada juga game yang diam-diam menguping aktivitas Anda. Hal ini pertama kali ditemukan New York Times pada 250 game mobile yang menggunakan software Alphonso.

Software ini memanfaatkan game untuk menyadap mikrofon smartphone Anda dan mendengarkan tayangan televisi yang Anda tonton.

Suara dari tayangan televisi tersebut akan dijadikan data oleh perusahaan Alphonso untuk melakukan riset terhadap kebiasaan penonton televisi. Data yang diperoleh dari software Alphonso ini kemudian akan dijual kepada perusahaan iklan.

Tentu saja hal ini melanggar privasi. Perusahaan pemantau aplikasi bernama Apptopia. Mereka memastikan ada 106 aplikasi di Google Play Store dan 24 aplikadi si App Store yang jekas menggunakan software Aplhonso di dalam aplikasinya.

Meskipun begitu CEO Alphonso Ashish Chordia menolak menjabarkan nama-nama aplikasi yang menggunakan software-nya. Dia hanya menyebutkan angka kasar yang mencapai 1.000 aplikasi dengan jenis aplikasi mulai dari game sampai media sosial.

Tahun lalu, Komisi Perdagangan Amerika Serikat juga menemukan kasus yang sama, melalui software Silverpush. Dijelaskan bahwa teknologi software tersebut memanfaatkan mikrofon untuk menangkap sinyal tertentu dari sebuah tayangan dan iklan yang tampil di televisi.

Sinyal audio ini tidak akan bisa diketahui manusia, dan sinyal tersebut akan mengirimkan data-data terkait tayangan atau iklan yang didengar ke pengguna Silverpush. Bahkan, software tersebut juga akan membaca lokasi korbannya. Alhasil, mereka mendapatkan data yang cukup penting untuk dijual ke perusahaan iklan.

Saat ini software Alphonso memang belum mendapatkan teguran yang serupa dari Komisi Perdagangan Amerika Serikat. Dari hasil penyelidikan New York Times dijelaskan bahwa cara Alphonso bekerja tidak jauh berbeda dengan Silverpush.

Alphonso diciptakan sebagai second screen viewing, artinya saat pengguna smartphone menonton televisi, maka smartphone maupun tablet tidak akan digunakan. Dengan teknologi Alphonso, penyedia layanan tetap bisa memantau kebiasaan atau aktivitas pengguna smartphone.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.