Facebook Pasang Panggilan Video di Messenger Lite

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 08 Mar 2018 07:08 WIB
media sosialfacebook
Facebook Pasang Panggilan Video di Messenger Lite
Facebook telah melengkapi Messenger Lite dengan video chat.

Jakarta: Tahun lalu, Facebook meluncurkan Messenger Lite untuk Android di negara berkembang seperti Amerika Serikat dan Inggris.

Kini, Facebook mencoba memperkaya aplikasi itu dengan tujuan meningkatkan interaksi pengguna. Fitur baru yang Facebook luncurkan kali ini adalah video chat.

Messenger Lite pertama kali diluncurkan pada 2015. Pada awalnya, aplikasi itu Facebook buat dengan tujuan menarik pengguna di negara-negara berkembang.

Biasanya, di negara berkembang, harga paket data lebih mahal dan masyarakatnya cenderung menggunakan smartphone Android kelas pemula, lapor TechCrunch

Namun, Facebook kemudian membawa aplikasi ini ke negara berkembang. Ini merupakan pengakuan Facebook bahwa warga negara berkembang juga ingin aplikasi sederhana yang ringan. Messenger Lite memakan memori tidak lebih dari 10MB. Itu artinya, aplikasi bisa dipasang dengan cepat dan tidak memerlukan banyak bandwidth untuk beroperasi. 

Sama seperti pada aplikasi Messenger biasa, Anda bisa menemukan ikon untuk melakukan video call dalam pembicaraan dengan teman Anda atau ketika Anda sedang melakukan panggilan via Messenger Lite.

Pada awalnya, Facebook hanya memasukkan fitur-fitur utama dari Messenger pada versi Lite, seperti pengirim pesan, foto, berbagi tautan dan stiker. Keputusan Facebook untuk meluncurkan video chat menunjukkan bahwa penguna versi Lite mulai menggunakan fitur yang lebih canggih.

"Video chat merupakan bagian penting dari komunikasi setiap hari," tulis Facebook. "Mengobrol dengan berhadapan langsung adalah cara yang tepat untuk melihat dan mendengar suara orang-orang yang paling Anda sayang.

"Misalnya ketika Anda ingin mengucapkan selamat ulang tahun, ada kabar baik yang ingin Anda beritahukan, atau ketika Anda ingin mengobrol tentang kegiatan seseorang."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.