Apple iPhone 6 dan 6s Dilaporkan Bermasalah

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 17 Nov 2016 06:11 WIB
appleiphone
Apple iPhone 6 dan 6s Dilaporkan Bermasalah
Apple iPhone 6s mendapatkan protes di Tiongkok. (AP Photo / Kiichiro Sato)

Metrotvnews.com: Asosiasi Konsumen Tiongkok telah meminta Apple untuk menyelidiki sejumlah laporan dari pengguna iPhone 6 dan iPhone 6s. Dalam laporan tersebut, para pengguna menyebutkan, iPhone 6 dan 6s mereka mati dan tidak bisa dinyalakan kembali. 

Menurut NBC News, masalah yang ditemui pengguna membuat ponsel mereka mati dengan sendirinya meski ia memiliki baterai sebanyak 50-60 persen.

Dalam pernyataan itu, juga tertulis bahwa iPhone itu mendadak mati ketika berada di tempat dengan suhu ruangan atau temperatur lebih dingin. Ketika pengguna mencoba untuk menyalakan kembali ponselnya, ia tidak bisa menyala meski telah diisi baterainya.

"Mengingat Apple iPhone 6 dan 6s memiliki pengguna yang cukup banyak di Tiongkok, dan jumlah orang yang melaporkan hal ini terbilang cukup banyak, Asosiasi konsumen Tiongkok telah membuat pernyatan resmi untuk Apple," tulis asosiasi tersebut dalam pernyataan resmi di situsnya.

Saat diminta untuk berkomentar terkait hal ini, Apple tidak menjawab.

Sementara itu, Apple Insider melaporkan, di Amerika Serikat, Apple harus menghadapi tuntutan karena sesuatu yang disebut "penyakit sentuhan" yang mempengaruhi iPhone 6 dan 6 Plus.

Pada sebagian dari kedua model iPhone tersebut, masalah yang muncul berupa garis abu-abu yang berkedip atau turunnya tingkat sensitivitas ponsel akan sentuhan. Kemungkinan, hal ini disebabkan karena longgarnya chip yang berfungsi untuk mengendalikan sentuhan. 

Selama ini, model iPhone 6s tidak pernah mendapatkan protes dalam jumlah banyak. Alasan utamanya karena ia didesain untuk mengatasi masalah yang ada pada pendahulunya.


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

2 days Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.