Lagi, FBI Ingin Bobol iPhone

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 08 Oct 2016 09:52 WIB
apple
Lagi, FBI Ingin Bobol iPhone
FBI ingin membuka kunci dari sebuah iPhone lain. (AFP PHOTO / Jewel Samad)

Metrotvnews.com: Lagi-lagi, FBI berusaha membuka kunci sebuah iPhone, seperti dilaporkan oleh Wired. Ponsel tersebut dimiliki oleh Dahir Adan, seorang karyawan perusahaan keamanan swasta yang menusuk 10 orang di Minnesota di bulan September lalu.

Dalam serangan itu, Adan mati tertembak oleh polisi. Namun, para agen FBI sedang mencari petunjuk di ponselnya untuk mengetahui motif Adan dan mencari tahu apakah dia berhubungan dengan ISIS sebelum melakukan serangan itu. 

Seperti yang disebutkan oleh The Verge, situasi ini sama persis seperti yang terjadi dengan kasus San Bernardino. Ketika itu, FBI meminta bantuan Apple untuk meretas iPhone milik salah satu pelaku. Karena ponsel itu berada dalam keadaan terkunci, FBI meminta Apple untuk membuat software khusus untuk menembus keamanan ponsel tersebut.

Apple menolak. Setelah beberapa waktu, FBI mendadak menarik kembali tuntutannya. FBI juga berhasil menemukan pihak ketiga yang dapat membuka kunci iPhone tersebut. Saat ini, masih belum diketahui apakah FBI juga akan meminta Apple untuk membuka kunci ponsel ini. Opsi tersebut masih terbuka untuk saat ini.

"Kami sedang memperhitungkan opsi legal dan teknis untuk mendapatkan akses ke perangkat ini dan data yang mungkin ada di dalamnya," agen FBI, Rich Thornton dalam sebuah konferensi pers.


(MMI)