Amazon Web Service Ingin Bantu Perusahaan Pakai Pembelajaran Mesin

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 21 Feb 2018 19:58 WIB
amazon
Amazon Web Service Ingin Bantu Perusahaan Pakai Pembelajaran Mesin
Machine learning menjadi basis dari pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Jakarta: Amazon Web Services (AWS) sebagai salah satu penyedia platform cloud untuk kebutuhan bisnis mengumumkan bahwa pihaknya akan menjadi tuan rumah edisi machine learning dari Innovate Conference online.

Dalam keterangan AWS, dijelaskan bahwa Innovate Conference Online untuk kawasan Asia Pasifik akan digelar pada tanggal 22 Februari 2018. Tujuannya adalah membantu perusahaan untuk memanfaatkan machine learning.

Diketahui Amazon sudah berinvestasi banyak untuk pengembangan teknologi machine learning, misalnya kecerdasan buatan atau AI, yang kini sudah memasuki usia 20 tahun. Menurut AWS investasi tersebut terus dilakukan untuk bisa dimanfaatkan dan dikembangkan lebih luas lagi untuk berbagai kebutuhan.

Selama cara berlangsung nanti, pakar machine learning AWS akan berdiskusi tentang alasan pelangan menyukai iSentia yang saat ini sudah digunakan Netflix, Pinterest, dan Expedia yang juga merupakan pengguna layanan machine learning AWS.

Panel para ahli di AWS Innovate Conference akan dipimpin oleh General Manager for Artificial Intteligence AWS Dr. Matt Wood dan Chief Solutions Architect AWS Glenn Gore. Sesi diskusinya juga memiliki rentang yang cukup luas, mulai dari Introductory hingga Expert.

Sebagai tuan rumah tentunya AWS juga akan menggelontorkan sesi pembelajaran dan pelatihan untuk memanfaatkan ragam machine learning yang dikembangkan oleh AWS di tahun lalu pada cara AWS re:Invent.

Misalnya, Amazon SageMAker yang merupakan layanan bagi ilmuwan data untuk bisa mengembangkan, mengelola, dan melatih model machine learning mereka sendiri. Lalu ada AWS DeepLens, kamera video nirkabel berbasis deep learning yang bisa bekerja secara real-time.

Tidak sampai disitu, Amazon juga akan memamerkan empat layanan aplikasi terbaru yang bisa meniru kemampuan kognisi manusa. Amazon Transcribe mampu mengubah pengucapan suara menjadi teks.

Amazon Translate untuk menerjemahkan teks antar bahasa, Amazon Comprehend untuk memahami bahasa alami, dan Amazon Recognition Video yang menyajikan layanan tampilan komputer baru untuk menganalisis video dalam batch secara akurat. 


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.