Muncul Januari, Samsung Galaxy A8 2018 Bakal Dipatok Rp6,5 Juta

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 22 Dec 2017 07:54 WIB
samsung
Muncul Januari, Samsung Galaxy A8 2018 Bakal Dipatok Rp6,5 Juta
Samsung Galaxy A8 (2018) akan diluncurkan di Vietnam pada 6 Januari 2018 mendatang.

Jakarta: Beberapa hari lalu pada pengumumannya, Samsung hanya menyebut akan meluncurkan Galaxy A8 dan A8+ 2018 pada awal bulan Januari 2018 mendatang. Kini Samsung mengumumkan tanggal pasti peluncurannya di salah satu negara.

Samsung mengumumkan rangkaian smartphone Galaxy A8 (2018) akan meluncur tanggal 6 Januari tahun depan di Vietnam. Samsung juga mengungkap harga resmi yang akan ditawarkan untuk kedua smartphone tersebut di Vietnam.

Samsung Galaxy A8 ditawarkan seharga USD485 (Rp6,5 juta), sementara Galaxy A8+ seharga USD595 (Rp8 juta). Namun harga tersebut disebut hanya berlaku untuk pasar Vietnam, sehingga harga kedua smartphone tersebut di pasar lain akan lebih tinggi.

Galaxy A8 (2018) dan Galaxy A8+ (2018) merupakan smartphone kelas menengah pertama Samsung yang didukung oleh Infinity Display berukuran 5,6 inci dan 6 inci. Layar kedua perangkat tersebut didukung resolusi 1080 x 2220 piksel.

Berkat dukungan layar tersebut, tampilan kedua smartphone menyerupai perangkat unggulan Samsung meski tidak mengusung layar dengan tepian berlekuk. Sayangnya, diluncurkan di tahun 2018 tidak berarti keduanya dibekali dengan sistem operasi terbaru, yaitu Android Oreo.

Alih-alih Android 8.0 Oreo, rangkaian Samsung Galaxy A8 (2018) tersebut masih menggunakan sistem operasi Android 7 Nougat. Namun Samsung berjanji akan menggulirkan update Android 8 Oreo beberapa saat setelah perangkat resmi diluncurkan.

Samsung diperkirakan akan mulai menyediakan Galaxy A8 dan Galaxy A8+ secara global setelah tanggal 6 Januari. Hanya saja hingga saat ini, belum tersedia tanggal pasti peluncuran tersebut di negara lain, termasuk di Indonesia.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.