Synology Hadirkan NAS Anyar untuk Pengguna Bisnis dan Rumah, Apa Saja?

M Studio    •    Kamis, 23 Nov 2017 11:17 WIB
netgear
Synology Hadirkan NAS Anyar untuk Pengguna Bisnis dan Rumah, Apa Saja?
Marketing Communications Manager, IGS, Noviyanti dan Director Integra Global Solusi, Adi Gunawan.

Jakarta: Minggu lalu, Integra Global Solusi, distributor produk jaringan IT meluncurkan NAS Synology dan 10G Switch Netgear terbaru. Dalam acara bertajuk “Backup Solution Day” yang  diadakan di Hotel Ayana Midplaza itu, IGS juga meluncurkan sistem operasi baru dari Synology, DiskStation Manager 6.1.
 
Seiring dengan perkembangan teknologi, semakin besar pula resolusi foto dan video yang dibuat, maka berbagai penyimpanan data yang pernah ada, seperti disket, memory card, USB atau bahkan hard disk eksternal tidak lagi dirasa cukup.
 
Semua itu masih dianggap kurang praktis. Mengingat tingginya tingkat mobilitas masyarakat sekarang ini, maka mereka ingin memiliki media penyimpanan yang file-nya bisa diakses dimanapun mereka berada.
 
Karena itulah, mulai banyak orang yang mulai mempertimbangkan untuk menggunakan NAS (Network Attached Storage). Synology, perusahaan asal Taiwan yang merupakan salah satu pembuat NAS yang tidak hanya canggih, tapi juga mudah untuk digunakan.

Produk storage buatannya digunakan baik di rumah, startup hingga perusahaan besar. Menurut Google Trends 2016, Synology adalah merek NAS nomor satu yang paling dicari.
 
"DSM (Disk Station Manager) adalah salah satu OS yang paling mudah digunakan untuk perangkat NAS. Selain mudah digunakan dan memiliki fitur lengkap untuk memenuhi berbagai kebutuhan, Synology memperbarui OS-nya secara teratur," kata Noviyanti, Marketing Communications Manager Integra Global Solusi.

"Pembaruan tidak hanya untuk memperbaiki bug, tapi juga untuk memastikan OS sesuai dengan perkembangan teknologi. Pembaruan 6.1 bertujuan memberikan efisiensi IT yang lebih baik lagi dan memberikan peningkatan stabilitas dan keamanan."

DSM 6.1 memiliki berbagai fitur seperti file self-healing, next-generation file system, active directory server, shared folder encryption, Seagate IronWolf Health Management (IHM), Snapshot Replication, Hyper Backup, Pencarian Universal dan USB Copy 2.0.

Selain pembaruan DSM, minggu lalu, IGS juga memperkenalkan 6 produk NAS dari Synology, yaitu DS218+, DS718+, DS418, DS418j, DS918+ dan DS3018xs. DS218+ menggunakan prosesor dual core, sementara DS718+ telah menggunakan quad-core dengan akselerasi enkripsi AES-NI dan dapat melakukan transfer file dengan cepat.

Sementara DS418 dan DS418j adalah NAS 4-bay yang ditujukan pengguna rumahan dan kantor yang memungkinkan pengguna berbagi dan mengelola data dengan efektif. Keduanya sudah menggunakan Prosesor quad-core 64 bit.

DS918+ menggunakan Intel Celeron baru sebagai prosesor. DS3018xs memiliki opsi M.2 SSD adapter card untuk dual SSD sebagai cache. Kedua tipe ini ditujukan untuk UKM. Selain itu, Synology juga memperkenalkan satu NVR (Network Video Recorder) baru, yaitu NVR1218 yang ditujukan untuk Anda yang ingin melakukan live monitoring tanpa PC.

Semua ini akan bekerja dengan lebih sempurna jika dilengkapi lagi dengan infarstruktur IT yang memadai, seperti penggunaan switch 10G dari Netgear. Seri 10G Pro Switch dari Netgear dapat mengalirkan bandwidth 10 Gbps dengan harga yang relatif terjangkau sehingga koneksi 10GbE tidak hanya bisa dinikmati oleh perusahaan skala besar.
 
Netgear 10G Pro Switch memang dibuat sedemikian rupa untuk menyajikan koneksi 10G ke server berkemampuan 10G dan NAS di perusahaan kecil, menengah, dan besar. Switch Netgear yang diluncurkan dalam acara ini XS708T, XS712Tv2, XS716T, XS728T, XS748T, XS716e, GS408EPP, GS418TPP, dan GSM4210P.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.