Snap akan Bayar Kreator Ternama

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 08 Nov 2017 10:44 WIB
media sosialsnapchat
Snap akan Bayar Kreator Ternama
Snap Inc mengumumkan akan membayar kreator ternama untuk menciptakan video sebagai pengganti pendapatan dari iklan.

Metrotvnews.com: Snap Inc mengumumkan akan membayar kreator ternama, serupa dengan insentif yang diberikan YouTube pada kreator untuk menciptakan video sebagai pengganti pendapatan dari iklan. Hal tersebut disampaikan oleh CEO Snap, Evan Spiegel, yang menyesali tindakan perusahaannya terkait komunitas kreator.

Menurut Spiegel, Snap Inc telah menelantarkan komunitas kreator di Snapchat, yang menciptakan dan mendistribusikan Stories secara publik untuk audiens Snapchat lebih luas. Selama tahun 2018 mendatang, Spiegel menyebut layanan yang dipimpinnya akan menawarkan opsi distribusi dan monetisasi yang lebih banyak.

The Verge melaporkan, Spiegel juga turut mengungkap bahwa perusahaannya berencana untuk menghadirkan alat profesional dan  akan memfasilitasi fitur berbagi di antara grup teman pengguna di jejaring sosialnya. Sebagai perbandingan, YouTube memungkinkan pengguna dengan 10.000 view di saluran mereka untuk mendapatkan uang dari iklan.

Sementara itu, hingga saat ini, platform sosial lain seperti Instagram, Facebook, dan Twitter belum memiliki sistem formal untuk memudahkan kreator memperoleh pendapatan. Pada plaftorm tersebut, kreator mendapatkan pendapatan hanya dari unggahan bersponsor. Rencana Snap untuk membayar kreatornya akan mendukung Snapchat untuk menjadi platform yang lebih menarik dan menguntungkan.

Namun, jumlah pengguna aktif harian Snapchat hanya mencapai 178 juta, yang berarti potensi pendapatan yang didapat kreator melalui Snapchat dinilai relatif lebih sedikit. Vine, yang memiliki basis pengguna sedikit, akhirnya harus mengalami nasib pahit dan tutup.

Sementara itu sebelumnya, Snap Inc dilaporkan mengalami kondisi kurang menyenangkan selama beberapa bulan terakhir, didukung oleh laporan pendapatan di kuartal tiga 2017 yang lebih rendah jika dibandingkan dengan ekspektasi Wall Street. Laporan tersebut juga disebut menyebabkan harga saham Snap Inc anjlok sebesar hampir 20 persen.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.