Google Maps Larang Mantan Pegawai Ulas Tempat Dulu Bekerja

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 01 Jan 2018 13:22 WIB
google
Google Maps Larang Mantan Pegawai Ulas Tempat Dulu Bekerja
Google Maps membuat peraturan baru, melarang mantan pegawai membuat review tentang tempatnya bekerja dulu.

Jakarta: Mantan pegawai yang kesal dengan tempat kerjanya biasanya melampiaskan kekesalannya di dunia online. Seorang mantan pegawai bisa saja membalas dendam dengan membuat review buruk tentang tempat kerjanya di Google.

Menyadari hal itu, Google memperbarui peraturan Google Maps, melarang mantan pegawai mengulas tempat kerjanya. 

Memang, mantan pegawai dari sebuah perusahaan bisa memberitahukan hal-hal menarik tentang tempat dulu dia bekerja. Namun, kemungkinan besar, apa yang dia tulis tidak relevan dengan apa yang konsumen ingin tahu tentang sebuah perusahaan.

Misalnya, orang yang berpotensi menjadi pelanggan sebuah restoran akan ingin lebih tahu tentang enak atau tidaknya masakan dari restoran itu daripada sistem manajemennya. 

Seperti yang disebutkan oleh SlashGear, review seharusnya ditulis oleh pelanggan dengan tujuan untuk membantu calon pelanggan lain. Sementara mantan pegawai yang menyimpan dendam tidak seharusnya membuat review tentang tempat dulu dia bekerja.

Sekarang, Google telah mengubah regulasi terkait review di Google Maps, sehingga mantan pegawai dilarang membuat review buruk tentang tempat dulu dia bekerja. Keputusan Google ini merupakan kabar baik untuk pengguna Google Maps dan juga pemilik bisnis.

Para pemilik bisnis tidak perlu khawatir perusahaannya mendapatkan review buruk dari mantan pegawai yang marah sementara pengguna Google Maps tidak perlu kebingungan mencari review yang relevan. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.