Smart City Dinilai Lebih Aman, Kenapa?

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 10 Nov 2017 17:15 WIB
smart city
Smart City Dinilai Lebih Aman, Kenapa?
Huawei tekankan smart city mampu memberikan rasa aman kepada warganya

Metrotvnews.com: Istilah smart city biasanya identik dengan kota yang canggih berkat infrastruktur dan jaringan yang salig terhubung. Konsep ini pada umumnya membuat pelayanan public menjadi lebih cepat dan efisien.

Pada dasarnya, pelayanan pulbik ini tidak terbatas pada hal yang sifatnya administratif, tetapi juga pada keamanan. Smart city bisa meningkatkan kinerja aparat penegak hukum, setidaknya kata Agustine Chiew, Global Public Safety Expert, Enterprise Business Group Huawei.

Ia menyebutkan, ada beberapa perbedaan mengenai bagaimana penegak hukum atau instansi yang berurusan langsung dengan keamanan dan keselamatan warga bekerja, dibandingkan ketika sebelum memanfaatkan konsep smart city.

“Saat insiden belum terjadi, mereka tidak memiliki peringatan, dan mereka harus melakukan pemeriksaan rutin terhadap anggotanya,” kata Chiew.

Lebih lanjut, saat insiden berlangsung, petugas pada umumnya kurang waspada, dan masih menggunakan sistem yang kurang cepat.

“Akibatnya, mereka tidak efisien dalam mengirim unit ke tempat kejadian, pengambilan keputusan juga cenderung lemah. Ini berdampak pada tingkat keberhasilan mereka dalam menyelesaikan kasus.”

Dengan penerapan keamanan publik yang lebih canggih, penegak hukum atau instansi keselamatan public lainnya bisa bertingak cepat saat muncul masalah. Contohnya seperti yang Huawei terapkan di distrik Longgang Tiongkok.

“Polisi tidak hanya bisa menemukan identitas pelaku lebih cepat, tetapi bahkan bisa mengetahui pelat dan jenis mobil yang digunakan. Bahkan, rute yang dilalui mobil tersebut.”

Aspek keamanan publik di smart city pada dasarnya bisa diterapkan dalam berbagai macam skenario. Tidak hanya Tiongkok, Indonesia juga mulai menerapkan konsep pintar untuk keamanan publik di beberapa kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Penerapannya memang tidak secanggih Tiongkok.

Pihak pemerintah daerah memasang kamera pengawas dalam jumlah banyak di berbagai tempat penting, yang terhubung langsung ke pusat komando atau Command Center. Dari situ, mereka bisa mengambil langkah cepat ketika terjadi insiden seperti kemacetan, kebakaran, atau tindak kejahatan di tempat keramaian.


(MMI)