Legion of Champions 2018

Sudah Setahun, Lenovo Yakin Legion Makin Sukses

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 26 Jan 2018 11:27 WIB
gamelenovoesportLegion of Champions 2018
Sudah Setahun, Lenovo Yakin Legion Makin Sukses
Product Lead, Lenovo Asia Pacific Gregory Beh memaparkan line-up produk Lenovo Legion dalam usianya yang genap 1 tahun.

Jakarta: Industri gaming memang baru beberapa tahun belakangan mulai bergeliat. Pertumbuhannya juga pesat, sehingga para produsen komponen dan notebook menghadirkan segmen khusus gaming.

Lenovo sendiri baru genap satu tahun memperkenalkan lini gaming Legion. Product Lead Lenovo Asia Pacific Gregory Beh menyadari bahwa usia Legion  masih muda dibandingkan kompetitor, tapi dia optimistis Legion sukses.

"Tahun pertama kami sangat baik, sebab sejauh ini Legion bisa diterima di komunitas gamer. Artinya, perangkat atau produk yang kami ciptakan memang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan mendengarkan feedback mereka, Legion bisa mendapatkan loyalitas gamer," ungkap Gregory.

Dia menyebutkan bahwa sejak awal Legion bukan hanya fokus merilis produk dengan spesifikasi tercanggih, tapi disesuaikan dengan kebutuhan gamer, mulai dari entry level hingga hardcore PC gaming.

Oleh sebab itu, Gregory menyebutkan bahwa Legion tidak ingin terlalu terburu-buru dalam merilis produk-produk gaming. Sejauh ini Lenovo Legion sudah memiliki 7  produk dalam lineup, dan menurut Gregory ini sudah cukup bagus untuk pencapaian tahun pertama Lenovo Legion.



"Kami memang tidak ingin seperti merek lain yang terus merilis produk terbaru dengan spesifikasi yang meningkat. Kami bersama team riset dan pengembangan menciptakan produk berdasarkan kebutuhan," beber Gregory.

Tujuh produk Lenovo Legion terdiri dari laptop gaming (Y520, Y270, Y920),  PC gaming (Y520 Tower, Y720 Tower, Y920 Tower), dan compact PC gaming (Y720 Cube) yang semuanya sudah mendukung teknologi VR.

Diungkapkan Gregory, 80 persen dari pendapatan total Lenovo Legion berasal dari laptop gaming, dan sisanya dari produk PC gaming tower. Oleh sebab itu Gregory mengakui di beberapa negara Lenovo Legion kemungkinan akan lebih banyak menyodorkan produk laptop.



"Formula Lenovo Legion dalam menciptakan produknya saat ini hingga seterusnya adalah kami tidak membuat produk dari sisi pendekatan hardware melainkan dari feedback gamer. Kami ciptakan produk yang mereka mau pakai, bukan yang kami ingin mereka pakai," imbuhnya.

Kritik dan saran diperoleh dengan cara bertemu langsung para gamer lewat turnamen yang digelar Lenovo Legion. Gregory yakin sebuah merek gaming tidak hanya menciptakan perangkat, tapi juga menciptakan komunitas.

Pihak Lenovo memberikan sedikit bocoran bahwa mereka sedang melakukan riset selama 18 bulan kepada lebih dari 750 responden yang merupakan gamer dari 4 benua untuk mengembangkan sebuah produk Legion terbaru yang akan dirilis tahun ini.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.