Google Terintegrasi ke Laci iMessage

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 06 Mar 2018 09:36 WIB
google
Google Terintegrasi ke Laci iMessage
Google menggulirkan perubahan pada aplikasi Google versi iOS.

Jakarta: Google mengumumkan bahwa aplikasi Google versi iOS karyanya memperkenalkan sejumlah perubahan. Hal ini agar pengguna menemukan dan berbagi informasi dengan lebih mudah di seluruh iMessage dan aplikasi Google.

Aplikasi Google versi iOS kini mendukung ekstensi iMessage yang memungkinkan pengguna mencari dan berbagi hal seperti video, bisnis, dan lainnya saat dengan berbincang dalam pesan dengan pengguna lain.

Ikon seperti Food atau Nearby dapat digunakan untuk menemukan dan kemudian berbagi lokasi dalam iMessage. Di sebelah kanan bar pencarian, terdapat tombol khusus untuk mengubah mode pencarian menjadi GIF Search.

Bagi pengguna yang telah memiliki aplikasi Google, fitur tersebut akan tersedia pada laci aplikasi iMessage jika aplikasi Google merupakan versi terbaru. Sayangnya untuk saat ini, fitur ini baru dapat dinikmati oleh pengguna di wilayah Amerika Serikat.

Google juga dilaporkan tengah mengembangkan fitur konten terkait yang diperkenalkannya pada tahun lalu, melalui aplikasi Google versi iOS. Kini kemampuan untuk menemukan konten terkait  dapat berfungsi pada berbagai peramban di perangkat.

Selain itu, pengguna iPad dengan sistem operasi iOS 11 dapat melakukan tindakan drag dan drop untuk memindahkan teks, gambar, dan tautan dari dan ke aplikasi Google. Sebagai contoh, mengetuk dan menahan artikel kini akan memungkinkan pengguna menarik alamat ke aplikasi lain seperti iMessage atau Notes.

Sementara itu, pada acara Munich Security Conference pekan lalu, mantan CEO Google Eric Schmidt mengutarakan keyakinannya bahwa robot tidak akan menjadikan manusia sebagai budak atau memusnahkan peradaban manusia dalam kurun waktu satu hingga dua dekade mendatang.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.