Video Ini Tunjukkan Anak Bisa Tipu Face ID iPhone X Ibunya

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 15 Nov 2017 15:23 WIB
appleiphoneiphone x
Video Ini Tunjukkan Anak Bisa Tipu Face ID iPhone X Ibunya
Face ID adalah sistem pengamanan baru dari Apple.

Metrotvnews.com: Apple mengklaim, Face ID lebih aman dari Touch ID. Mereka menyebutkan, kemungkinan seseorang membuka kunci ponsel Anda dengan Face ID adalah satu banding satu juta. 

Namun, kemungkinan ponsel bisa dibuka menjadi lebih besar jika orang yang mencoba membuka kunci dengan Face ID adalah saudara, saudara kembar atau anak di bawah umur 13 tahun.

Sebuah video dari seorang ibu menunjukkan tentang masalah ini. Dia menemukan, anaknya yang berumur 10 tahun bisa membuka kunci iPhone X miliknya menggunakan wajahnya. 

Apple sendiri merekomendasikan pengguna iPhone X untuk tidak mengaktifkan Face ID jika mereka khawatir saudara atau saudara kembar akan membuka kunci smartphone mereka.

Sayangnya, pelanggan akan enggan mengikuti saran ini karena iPhone X tidak dilengkapi dengan Touch ID dan menggunakan Face ID jauh lebih mudah jika dibandingkan menggunakan password

Seperti yang disebutkan oleh 9to5Mac, dalam video di bawah, sang ibu dan sang anak memang memiliki kemiripan. Sang anak masih berumur 10 tahun. Karena itu, kemungkinan "fitur wajah yang sempurna" menjadi salah satu alasan mengapa dia bisa mengecoh Face ID dari iPhone X milik ibunya. 



Kemungkinan lainnya adalah ketika sang ibu mengaktifkan Face ID, sang anak berada di dekatnya. Apple menjelaskan, "Jika Face ID gagal mengenali Anda tapi tingkat kecocokan lebih rendah dari batas tertentu dan Anda langsung memasukkan passcode yang benar, Face ID akan mengambil data baru dan menggabungkannya ke data Face ID dengan perhitungan matematis baru."

Itu artinya, jika sang anak awalnya gagal membuka kunci iPhone ibunya, tapi password dimasukkan ketika anak tersebut berada dekat dengan sensor iPhone X, maka data wajah sang anak akan bercampur dengan data yang sudah tersimpan dalam ponsel.

Itu membuatnya bisa membuka kunci iPhone X di kemudian hari, meski pada awalnya, Face ID hanya diatur untuk mengenali wajah sang ibu. 

Dalam wawancara dengan WIRED, sang ibu mengklaim bahwa bukan itu yang terjadi. Namun, kemungkinan, sang ibu dan anak memang secara tidak sengaja melatih AI pada iPhone X untuk mengenali wajah sang anak juga.

Touch ID menggunakan mekanisme yang sama dengan Face ID. Hanya saja, tingkat kesamaan sidik jari tidak dipengaruhi oleh genetika seseorang. Face ID akan menganggap wajah seseorang cocok ketika wajahnya memiliki tingkat kesesuaian dengan data. Ke depan, Apple mungkin bisa menaikkan tingkat kecocokan antara wajah pengguna dan data yang disimpan. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.