MWC 2018

Samsung Rilis Galaxy S9 dan Galaxy S9+

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 26 Feb 2018 10:46 WIB
samsungmwc 2018galaxy s9
Samsung Rilis Galaxy S9 dan Galaxy S9+
Samsung resmi mengumumkan smartphone unggulan terbarunya, Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus, di ajang MWC 2018.

Jakarta: Samsung resmi mengumumkan smartphone ungggulan terbarunya, Galaxy S9 dan Galaxy S9+ di ajang teknologi tahunan bergengsi, MWC 2018 yang diadakan di Barcelona, Spanyol. Kedua smartphone terbaru Samsung ini mulai dapat dipesan pada tanggal 2 Maret mendatang.

Samsung juga mengumumkan bahwa Galaxy S9 dan Galaxy S9+ akan tersedia di pasar mulai 16 Maret mendatang. Kedua ponsel cerdas ini mengusung spesifikasi yang tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan pendahulunya, Galaxy S8.

Sekilas, desain, tampilan dan kesan yang diusung oleh Galaxy S9 dan S9+ serupa dengan pendahulunya. Samsung Galaxy S9 mengusung desain efisien dan atraktif serupa Galaxy S8, dengan layar yang memiliki rasio 18,5:9, sisi berlekuk, dan balutan bahan kaca di bagian depan dan belakang.

Layar 5,8 inci pada Galaxy S9 dan 6,9 inci pada Galaxy S9+ menggunakan panel Super AMOLED yang sama, dengan resolusi 2960 x 1440 piksel. Namun, Samsung mengklaim layar pada perangkat terbarunya ini sedikit lebih terang jika dibandingkan dengan pendahulunya.

Selain itu, meski tampil dan terasa sama seperti pendahulunya, Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ hadir dengan dimensi dan berat sedikit berbeda. Pada perangkat ini, Samsung juga memindahkan sensor pemindai sidik jari dari sisi kanan ke bawah kamera belakang dengan tujuan untuk kemudahan penggunaan.

Tidak hanya itu, Samsung juga mengubah layout tombol pada perangkat ini, termasuk tombol Bixby. Sementara itu, fitur hardware lain seperti jack headphone 3,5mm, tetap berada di lokasi yang sama dengan Galaxy S8.

Samsung juga membekali lini Galaxy S9 ini dengan speaker baru, diklaim mampu menghadirkan keluaran stereo lebih baik dan 40 persen lebih keras jika dibandingkan dengan versi sebelumnya. Lini Samsung Galaxy S9 didukung Qualcomm Snapdragon 845 untuk perangkat yang dipasarkan di Amerika Serikat, dan Exynos untuk pasar lainnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.