MWC 2018

Sony Akui Ikut Garap Ponsel Kamera Ganda

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 27 Feb 2018 11:04 WIB
sonymwc 2018
Sony Akui Ikut Garap Ponsel Kamera Ganda
Sony mengungkap tengah mengembangkan setup kamera ganda untuk smartphone unggulan selanjutnya.

Jakarta: Pada ajang MWC 2018, Sony tidak mengumumkan ponsel kamera ganda layaknya sejumlah produsen smartphone lainnya.

Namun, tidak berarti Sony tidak berniat merambah ranah tersebut, sebab Sony mengungkap perangkat dengan dukungan kamera ganda akan segera hadir.

Sementara itu, Sony Xperia XZ2 dan XZ2 Compact hadir dengan kamera 19MP Motion Eyes, diklaim mampu merekam video slow-mo 960fps serupa Samsung Galaxy S9, meski hanya didukung satu sensor kamera di bagian belakang.

Perwakilan Sony menyebut perangkat unggulan terbaru perusahaannya akan mendukung prosesor Fusion Image Signal baru. Seperti namanya, prosesor ini akan mengombinasikan cuplikan dari berbagai sumber untuk digabungkan ke dalam satu foto berkualitas lebih baik.

Dukungan tersebut turut mengindikasikan bahwa Sony tengah mengembangkan setup kamera ganda. Selain itu, kamera dengan Fusion ISP ini diklaim memiliki kemampuan yang baik pada kondisi pencahayaan redup, dan didukung nilai ISO selevel DSLR, hingga 51200 untuk foto, dan ISO 12800 untuk video.

Sementara itu di ajang yang sama, Sony juga meluncurkan Xperia XZ2 dan XZ2 Compact, yang memiliki bezel lebih tipis dari pendahulunya. Selain itu, kedua perangkat ini memiliki layar lebih tinggi dan langsing, serupa smartphone karya produsen lainnya, seperti Samsung dan LG.

Sony XZ2 memiliki layar 5,7 inci dengan resolusi 2160 x 1440, dengan bezel pada bagian atas dan bawah yang lebih tipis. Sedangkan XZ2 Compact hadir dengan dimensi lebih kecil dan lebih ditujukan konsumen yang menyukai perangkat berdesain ringkas.

Sebelumnya, Sony merilis video teaser untuk game Ghostbusters World AR terbarunya, yang didemonstrasikan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2018. Tidak hanya berdasarkan dari film, buku komik, video game, acara televisi atau taman bermain Ghostbusters, Sony juga menciptakan hantu khusus untuk game ini.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.