Saingi Layanan Apple, Samsung Gandeng WeWork

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 02 Nov 2017 09:02 WIB
samsung
Saingi Layanan Apple, Samsung Gandeng WeWork
Samsung berencana menghadirkan versinya sendiri dari Genius Bar milik Apple.

Metrotvnews.com: Pemilik iPhone yang mengalami kecelakan dan berakibat pada kerusakan perangkat dapat membuat janji di Genius Bar dan menemukan orang yang dapat memperbaikinya. Hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh pemilik perangkat Samsung.

Menyadari kesulitan terkait hal tersebut, Samsung dilaporkan bekerja sama dengan WeWork untuk menghadirkan pusat perbaikan serupa Genius Bar milik Apple, seperti yang dilaporkan oleh Fast Co Design. Ide yang diusung Samsung tersebut terdiri dari dua langkah.

Langkah pertama dengan menyediakan lokasi pusat yang dapat didatangi oleh pemilik perangkat guna mencari bantuan dalam memperbaiki produk Samsung. Kerja sama Samsung dan WeWork diwujudkan pada langkah kedua, dengan menyediakan tempat saat menunggu perangkat diperbaiki.

VP of Design Samsung, Mick McConnell mengaku layanan menjadi salah satu hal dengan tingkat kesulitan tinggi, dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hal tersebut menjadi alasan di balik ide untuk menyediakan tempat tunggu yang turut memungkinkan pemilik perangkat tetap produktif selama menunggu.

Secara teori, ide tersebut dinilai sebagai ide yang menarik, namun pada prakteknya, Samsung hanya menawarkan dukungan sebanyak satu tier pada lokasi WeWork untuk saat ini. Dukungan tersebut berupa bantuan untuk menggunakan perangkat, atau untuk mengirimkan perangkat ke lokasi perbaikan.

Ide yang ditawarkan Samsung dan WeWork tersebut dinilai bermanfaat, meski bukan layanan perbaikan darurat yang dibutuhkan oleh pemilik perangkat yang menjadi alasan kedatangan mereka ke Genius Bar.

Sementara itu belum lama ini, Samsung menerima persetujuan untuk paten sensor pemindai sidik jari yang tertanam di layar perangkat.

Namun, Marketing Manager Samsung menyebut teknologi ini belum tersedia saat Galaxy S9 diluncurkan. Tidak hanya paten sensor pemindai sidik jari, Samsung juga telah menyiapkan desain resmi dari smartphone lipat mereka yang rencananya akan dirilis tahun depan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.