Apple Berencana Ubah Teater Ikonik LA Jadi Tokonya

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 06 Aug 2018 09:59 WIB
apple
Apple Berencana Ubah Teater Ikonik LA Jadi Tokonya
Apple berencana untuk mengubah bangunan teater ikonik di Amerika Serikat sebagai Apple Store terbesarnya.

Jakarta: Tower Theater di wilayah Broadway di Los Angeles, California, Amerika Serikat tidak hanya merupakan salah satu bangunan pertama dengan pendingin udara di kota tersebut. Bangunan itu juga menjadi lokasi bersejarah untuk pagelaran seni The Jazz Singer.

Pada bangunan yang dibangun sebagai salinan dari Paris Opera House, Apple dilaporkan berencana untuk mengubahnya menjadi Apple Store terbaiknya.

Masih enggan berbagi informasi terkait biaya yang dibutuhkannya untuk proyek ini, namun menyebut berencana menawarkan lebih banyak produk selain perangkat terbarunya.

Sebagai contoh, Apple berencana untuk menghelat workshop dan kegiatan pada lokasi tersebut. Pengguna Apple iPhone dapat berkumpul di kelas fotografi dengan perangkat mereka, dan kemudian mengikuti tur menjelajahi area untuk mempraktikan pengetahuan yang baru mereka diperoleh.

Aktor terkenal, sutradara, dan pelaku industri hiburan lainnya akan hadir sebagai pembicara pada workshop dan kegiatan yang diadakan oleh Apple.

Cetak biru awal untuk teater tersebut dilaporkan telah diperoleh Apple, dan akan digunakan untuk membantu mengembalikan bangunan ke kondisi awal.

Selain membantu mengembangkan area yang tengah berkembang di kota tersebut, Apple juga mengumumkan hal besar melalui toko barunya di Los Angeles.

Sejumlah analis Wall Street menyakini bahwa Apple menggunakan renovasi ini untuk mengumumkan rencana jangka panjangnya. Apple diprediksi akan lebih aktif dalam menghadirkan konten dan layanan hiburan kepada penggunanya.

Apple memiliki tujuan meningkatkan pendapatan layanan karyanya dari USD30 miliar (Rp434,8 triliun) pada tahun 2017 lalu, menjadi USD50 miliar (Rp724,8 triliun) pada tahun 2020. Apple juga disebut berencana untuk menambahkan layanan streaming baru.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.