Tidak Cuma CCTV, Hikvision Bawa Bisnis Perangkat Storage

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 08 May 2018 19:25 WIB
hardware
Tidak Cuma CCTV, Hikvision Bawa Bisnis Perangkat Storage
Deretan produk solusi penyimpanan data yang disiapkan Hikvision.

Jakarta: Hikvision memang selama ini dikenal sebagai salah satu perusahan besar asal Tiongkok yang menyediakan solusi teknologi kemanan berupa kamera CCTV. Hari ini, di Jakarta mereka mengumumkan bisnis di perangkat penyimpanan data.

Berlokasi di Artotel Thamrin, Jakarta, Hikvision mengumum jajaran produk perangkat penyimpanan data dari jajaran Intelligent Storage, mulai dari kartu memori jenis MicroSD, USB Flash Drive, Solid State Drice (SSD), hingga Network Attached Storage (NAS).

Country Manager Hikvision Indonesia Michael Chen menuturkan bahwa keputusan perusahaannya merambahn bisnis perangkat storage karena melihat kebiasaan pengguna perangkat teknologi untuk menghasilkan dan menyimpan data, misalnya smartphone.

"Perkembangan teknologi digital membuat data adalah seuatu yang penting di satu sisi pertumbuhan pasar terkait kebutuhan perangkat penyimpanan data juga ikut meningkat oleh sebab itu menurut kami adalah keputusan tepat bagi Hikvision," ungkap Michael.

Menurutnya kondisi tersebut yang membuat Hikvision merambah bisnis perangkat penyimpanan data, bukan semata-mata berkaitan dengan bisnis utama mereka yakni teknologi keamanan CCTV. Jadi, seluruh jajaran perangkat storage yang ada saat ini tidak hanya menyasar segmen enterprise tapi juga consumer.



Hikvision juga memperkenalkan tiga produk terbarunya dari lineup Intelligent Storage. Pertama adalah Portable SSD T100I yang mempunyai kecil berukuran 68 x 68mm dengan ketebalan 11,2mm dan bobot 36,6 gram.

Produk ini hadir dengan kapasitas mulai dari 120GB hingga 480GB dnegan kecepatan baca maksimal 450MBps dan kecepatan tulis maksimal tergantung kapasitas, mulai dari 340MBps hingga 450MBps.

Hikvision juga memperkenalkan Mobile NAS W100 yang diklaim memiliki kemampuan sebagai network attached storage dengan kemampuan wireless sharing yang didukung power supply sehingga bisa digunakan tanpa terhubung listrik dan mendukung mobilitas bahkan bisa digunakan sebagai power bank.



Perangkat ini hadir dalam tiga varian kapasitas yang paling besar mencapai 240GB berbasis built-in SSD. dengan kecepatan tranmisi mencapai 433Mbps. Tersedia tiga interface di bodinya yakni satu port USB Type-C 3.1, satu port USB 2.0, dan satu slot SD Card kapasitas 128GB. Baterainya berkapasitas 6.700 mAh diklaim mampu bertahan 11 jam.

Bobotnya sendiri sangat ringan dengan bentuk menyerupai power bank. Mobile NAS W100 memiliki dimensi 97 x 54 mm dengan ketebalan 39mm dan bobot 208 gram. Lalu produk ketiga yang diperkenalkan adalah HS-AFS-H100 yang merupakan seri NAS untuk kebutuhan rumah dan perkantoran.



Perangkat ini hadir mendukung penggunaan dua jenis storage secara bersamaan yakni 2,5 inci SATA HDD dan 2,5 inci SATA SSD yang masing-masing memiliki kapasitas maksimal 4TB jadi NAS ini mampu menampung kapasitas total maksimal 8TB. Konektivitas yang disediakan terdiri dari dual-band 2,4Ghz dan 5GHz dengan kecepatan transmisi mencapai 433Mbps.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.