LG Patenkan Pena Cerdas Layar Fleksibel

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 06 Jul 2018 09:28 WIB
lg
LG Patenkan Pena Cerdas Layar Fleksibel
LG dilaporkan mematenkan stylus cerdas dengan bekal layar fleksibel, memungkinkan berfungsi layaknya smartphone.

Jakarta: LG dilaporkan mematenkan stylus cerdas yang berpotensi untuk menggantikan ponsel, berkat bekal dua layar di bodinya.

Satu kecil disebut bertugas sebagai jalan pintas untuk apliasi, notifikasi, dan penampil waktu, sedang layar dengan ukuran lebih besar merupakan layar fleksibel.

Dokumen paten pena cerdas ini juga menampilkan tombol khusus bertugas untuk menggulirkan keluar dan masuk layar fleksibel, sehingga pengguna dapat menggunakan pena layaknya smartphone pada umumnya saat mereka dibutuhkan.

Pena cerdas ini dapat menjalankan aplikasi reguler dan dapat digunakan untuk menjelajahi internet dan menuliskan pesan teks. LG juga diperkirakan tengah mempertimbangkan ide untuk membenamkan layar serupa pada TV 65 inci yang dapat digulung karyanya.

Selain layar, pena ini juga dibekali dengan berbagai sensor yang umumnya ditemukan pada smartphone modern. Sensor tersebut termasuk gyro, e-compass, proximity, pressure, camera, dan sensor pelacak mata. Perangkat ini juga dibekali oleh sensor pemindai sidik jari, serta mikrofon dan speaker.

Selain itu, paten ini juga mengindikasikan fitur menarik yang memungkinkan pena untuk dihubungkan dengan perangkat cerdas lainnya seperti ponsel atau tablet. Menuliskan teks pada permukaan manapun akan menampilkan tulisan muncul pada layar perangkat yang terhubung.

LG juga dikabarkan tengah mengembangkan smartphone berdesain lipat setelah salah satu dokumen paten yang didaftarkannya mendapatkan persetujuan. Paten ini turut mengindikasikan bahwa perangkat tersebut merupakan ponsel reguler yang dapat dilipat di bagian tengah.

Sementara itu, Apple mungkin akan menjadikan LG sebagai pemasok alternatif untuk layar OLED yang mereka gunakan pada iPhone X. Dengan menjadikan LG sebagai pemasok sekunder, Apple akan bisa mendapatkan layar OLED dengan lebih cepat dan lebih murah.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.