Bos Indosat Ooredoo Mengundurkan Diri

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 26 Sep 2018 17:18 WIB
indosattelekomunikasi
Bos Indosat Ooredoo Mengundurkan Diri
Joy Wahyudi ketika menjabat sebagai CEO dan Direktur Utama Indosat Ooredoo. (ANTARA FOTO / Dhemas Reviyanto)

Jakarta: Joy Wahyudi mengundurkan diri sebagai CEO dan Direktur Utama Indosat Ooredoo. Alasan pribadi menjadi alasan mengapa dia memutuskan hal ini.

Meskipun begitu, dia menyebutkan bahwa dia masih akan membantu Indosat Ooredoo untuk memastikan bahwa bisnis dan proyek yang tengah berjalan saat ini berjalan dengan baik selama masa transisi. 

Pihak Indosat Ooredoo menyebutkan, informasi lebih lengkap tentang program transformasi bisnis perusahaan akan diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan pada 17 Oktober mendatang. 

"Kami berterima kasih pada Bapak Joy Wahyu atas kontribusinya selama masa jabatannya," kata Komisaris Utama Indosat Ooredoo, Waleed Al-Sayed. "Kami tetap bekerja sama dengan dia untuk memastikan masa transisi berjalan dengan mulus. 

"Saat ini merupakan periode yang sangat menantang bagi sektor telekomunikasi, yang sedang mengalami perubahan struktural sehingga membuka peluang sangat besar untuk pertumbuhan perusahaan."

Joy Wahyudi duduk di posisi CEO untuk menggantikan Alexander Rusli. Pria yang akrab dengan sapaan Alex itu mengundurkan diri pada akhir September tahun lalu.

Ketika itu, Joy yang menjabat sebagai Director dan Chief Sales and Distribution Officer ditunjuk untuk mengemban tanggung jawab Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.