Qualcomm Konfirmasi iPhone 2018 Hanya Pakai Modem Intel

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 26 Jul 2018 10:06 WIB
applequalcomm
Qualcomm Konfirmasi iPhone 2018 Hanya Pakai Modem Intel
Qualcomm mengungkap bahwa iPhone 2018 akan sepenuhnya menggunakan modem Intel dan bukan modem karyanya.

Jakarta: Sejak 2016, Apple telah memanfaatkan modem dari Qualcomm dan Intel untuk ponsel cerdasnya, iPhone. Informasi terkait pemanfaatan Qualcomm tersebut dibutuhkan untuk perangkat CDMA, sedangkan Intel untuk model GSM.

Berkat peningkatan secara teknologi yang dicapai Intel baru-baru ini, Qualcomm dilaporkan tidak lagi menerima pesanan modem dari Apple.

Tidak tersedia informasi spesifik yang menyebutkan nama Intel atau peningkatan terbaru yang dibuatnya, CFO Qualcomm menyebut bahwa Apple diprediksi akan sepenuhnya menggunakan modem dari kompetitornya pada lini iPhone selanjutnya.

Menyangkal laporan sebelumnya yang mengklaim Qualcomm akan memasok hingga 30 persen modem yang dibutuhkan, dan mengonfirmasi bahwa Apple telah meninggalkan Qualcomm sepenuhnya.

Pada saat ini, belum tersedia informasi pasti terkait alasan ini diambil, namun chip baru Intel XMM7560 diyakini telah memainkan peranan penting.

Namun, berbeda dengan penawaran lain, modem Intel menawarkan dukungan untuk jaringan CDMA dan GSM. Selain itu, Apple tengah menjalani pertarungan hukum dengan Qualcomm terkait dengan royalti iPhone, juga dinilai menjadi salah satu bagian penting pendukung keputusan ini.

Untuk meyakinkan investornya, Qualcomm mengungkap bahwa perusahaannya mengungkap akan terus menyediakan modem untuk iPhone model lama, yang masih tersedia di pasar.

Namun saat disinggung soal peluang untuk memasok modem untuk model iPhone terbaru Apple, Qualcomm mengaku tidak yakin karena mengingat industri yang dirambah keduanya dinilai sangat dinamis.

Meskipun demikian, Qualcomm menyebut tidak menutup kemungkinan untuk memasok modem karyanya untuk iPhone model terbaru.

Dengan Apple iPhone X dan X Plus 2018 yang siap dirilis pada bulan September, diikuti model berlayar LCD diluncurkan pada bulan Oktober mendatang, hasil finansial Qualcomm pada akhir kuartal bulan Desember akan mengalami penurunan, terutama karena pendapatan yang menurun pada beberapa tahun sebelumnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.