Penyuplai Apple akan Bangun Pabrik Senilai Rp133 Triiliun di AS

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 27 Jul 2017 16:04 WIB
applefoxconn
Penyuplai Apple akan Bangun Pabrik Senilai Rp133 Triiliun di AS
Ilustrasi. (Foxconn)

Metrotvnews.com: Penyuplai Apple, Foxconn yang juga merupakan perusahaan manufaktur kontrak elektronik terbesar dunia, baru saja mengumumkan bahwa mereka akan membuat pabrik baru untuk memproduksi layar LCD di Wisconsin, Amerika Serikat.

Berita ini diumumkan dalam acara yang dihadiri oleh bos Foxconn, Terry Gou dan Presiden AS, Donald Trump, yang secara agresif mendorong perusahaan lokal dan asing untuk menanamkan investasi di AS.

Menurut laporan The Verge, Foxconn berencana untuk mengeluarkan USD10 miliar (Rp133 triliun) dalam waktu 3 tahun untuk membuat pabrik sebear 20 ribu kaki, yang akan mempekerjakan setidaknya 3.000 orang pada awal pembukaannya.

Pemerintahan Trump mengatakan, investasi Foxconn ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk hingga 13 ribu orang. Ke depan, Foxconn bisa membuat pabrik baru di tempat lain di AS seperti Illinois, Indiana dan Michigan. 

Layar LCD yang diproduksi di pabrik baru Foxconn ini dibuat untuk pembuat TV, Sharp. Perusahaan induk Foxconn, Hon Hai, memang memiliki saham di Sharp, yang mereka beli seharga USD3.5 miliar (Rp46,6 triliun) tahun lalu. Mengingat AS adalah pasar terbesar Sharp, tidak aneh jika Foxconn membangun pabrik di negara tersebut. Dengan begitu, mereka bisa mengurangi ongkos pengiriman barang. 

Pengumuman dari Foxconn ini muncul satu hari setelah Trump membanggakan dalam wawancara dengan The Wall Street Journal bahwa CEO Apple, Tim Cook telah berjanji untuk membangun "3 pabrik besar" di AS.

Namun, masih belum jelas apakah Apple memang akan membangun pabrik di AS ataukah penyuplai Apple yang akan membangun pabrik di AS. Apple menolak untuk berkomentar ketika ditanya terkait pembicaraan antara Cook dan Trump.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.