Mengenal James Wong Howe, Tokoh Doodle Hari Ini

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Aug 2017 10:38 WIB
internetgoogle
Mengenal James Wong Howe, Tokoh Doodle Hari Ini
James Wong Howe.

Metrotvnews.com, Jakarta: Google merayakan ulang tahun James Wong Howe yang ke-118 hari ini dengan menampilkan gambarnya sebagai Doodle. Howe adalah seorang sinematografer kelahiran Tiongkok yang besar di Amerika Serikat. Pria yang telah membuat lebih dari 130 film ini dikenal sebagai ahli dalam menggunakan bayangan.

Pada tahun 1930-an dan 1940-an, Howe adalah salah satu sinematografer yang paling dicari di Hollywood. Dia dinominasikan dalam Academy Awards 10 kali dan berhasil keluar sebagai pemenang dua kali. Howe dianggap sebagai salah satu sinematografer paling berpengaruh. 

Salah satu alasan Howe menjadi begitu tenar adalah karena dia menggunakan teknik perfilman yang inovatif, meski ketika itu, dia juga harus menghadapi rasisme. Howe sendiri terlahir di Guangzhou, Tiongkok. Dia pindah ke AS ketika dia berumur 5 tahun. Sebelum bekerja di industri film, Howe pernah menjadi petinju profesional di kala remaja. 

Setelah itu, dia sempat bekerja serabutan sebelum mulai bekerja di industri film dengan mengantarkan film. Salah satu inovasi teknik yang dia buat adalah penggunaan beludru hitam untuk membuat warna mata biru terlihat lebih baik. Howe mendapatkan nama panggilan "Low-Key" karena dia punya kebiasaan untuk menggunakan pencahayaan yang dramatis dan bayangan.

Selain itu, Howe juga menjadi pelopor penggunaan lensa wide-angle, pencahayaan low-key lighting dan pencahayaan berwarna. Dia juga dengan cepat mengadopsi penggunaan crab dolly, sebuah dudukan kamera dengan 4 roda dan satu tangan penopang kamera yang bsia digerakkan. 

Meskipun sukses dalam karirnya, Howe tidak terbebas dari diskriminasi rasisme. Dia baru bisa menjadi warga negara AS setelah Hukum Ekslusi Tiongkok dicabut. Tidak hanya itu, pernikahannya dengan istrinya, Sanora Babb baru diakui oleh California pada 1948. Sebelum itu, keduanya pergi ke Paris pada 1937 untuk menikah. 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

21 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.