ASUS Pamer Headset Gaming Baru Anti Keringat

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 16 Sep 2017 13:19 WIB
asus
ASUS Pamer Headset Gaming Baru Anti Keringat
ASUS ROG STRIX Fusion 300

Metrotvnews.com: Salah satu kendala menggunakan headset gaming untuk sebagian orang adalah keringat. Headset gaming biasanya memiliki isolasi suara yang sangat baik agar penggunanya bisa merasakan efek suara surround secara maksimal.

Namun, isolasi suara tersebut menyebabkan sirkulasi udara di sekitar telinga menjadi minim sehingga mudah menimbulkan keringat. Permasalahan tersebut yang ingin diatasi ASUS pada headset gaming barunya, ROG STRIX Fusion 300.

ASUS ROG STRIX Fusion 300 sendiri merupakan headset gaming pertama yang masuk ke dalam keluarga ROG STRIX Fusion. ASUS mengklaim headset ini memiliki desain earcup khusus yang memungkinkan sirkulasi udara bisa tampil lebih baik dan meminimalisir adanya keringat.

Menurut PC GAMER, salah satu "resep" ASUS kali ini adalah menghadirkan ruang earcup yang lebih besar. Karena ruangnya lebih besar, sirkulasi udara bisa tampil lebih baik dan membuat telinga tidak mudah berkeringat. Ruang earcup yang besar juga memungkinkan distribusi efek suara yang lebih baik.

Untuk suaranya, headset ini menggunakna magnet neodium 50nm serta sudah memiliki teknologi virtual surround sound 7.1-channel. Ia juga memiliki mikrofon "retractable" yang bisa mati secara otomatis jika sedang dilipat dan tidak digunakan.

ASUS ROG STRIX Fusion 300 bakal dipasarkan mulai dari harga GBP100 atau sekitar Rp1,8 juta. Ia juga bakal tampil dalam dua varian, yaitu dengan kabel dan nirkabel.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.