Kodak Printomatic Jadi Kamera Instan Berikutnya

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 13 Sep 2017 16:22 WIB
kodak
Kodak Printomatic Jadi Kamera Instan Berikutnya
Kodak meluncurkan kamera instan terbaru berteknologi ZINK.

Metrotvnews.com: Kamera instan kembali menjadi salah satu jenis kamera yang digemari oleh masyarakat. Hal ini mendorong Kodak untuk turut berkecimpung di ranah tersebut, dengan menghadirkan kamera foto instant dengan ukuran ringkas namun mampu menghadirkan foto berkualitas baik untuk stiker atau sekadar menghibur anak-anak.

Kamera terbaru Kodak ini disebut dengan nama Printomatic Print Camera, model yang dinilai tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan kamera pesaing yang tersedia di pasar. Kodak membekali kamera ini dengan sensor kamera lebih besar.

Slash Gear juga melaporkan, kamera ini dibekali dengan teknologi pencetak ZINK serupa produk kompetitor, dan tidak menggunakan film instan umum. Teknologi ini memungkinkan kamera mencetak hasil foto tanpa membutuhkan dukungan katrid tinta, toner ataupun film.

Hasil foto yang dicetak dengan memanfaatkan teknologi tersebut diklaim didukung daya tahan baik, tidak mudah rusak akibat air, serta tidak mudah robek. Bahkan, foto hasil cetakan juga dibekali dengan bagian belakang berbahan lengket sehingga mudah untuk direkatkan di berbagai permukaan.

Selain Zink, Printomatic turut mengombinasikan kemampuan pencetakan instan dengan fungsionalitas digital, yaitu kemampuan untuk memotret gambar beresolusi 10MP. Kamera ini juga didukung oleh slot kartu microSD, dua mode gambar terintegrasi, indikator baterai, flash, desain keseluruhan yang sederhana, dan baterai terintegrasi yang dapat diisi ulang.

Gambar yang dihasilkan kamera ini berukuran 2 x 3 inci, sementara kamera tersebut dibekali dengan 10 lembar Photo Paper. Pengguna juga dapat mengisi ulang Photo Paper dengan membelinya seharga USD20 (Rp264 ribu) untuk paket sebanyak 50 lembar.

Kamera ini ditawarkan dengan harga tergolong terjangkau, yaitu seharga USD70 (Rp924 ribu), dan tersedia dalam dua pilihan warna yaitu kuning dan abu-abu.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.