Facebook Hapus Aplikasi Khusus Remaja, Lifestage

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 09 Aug 2017 12:45 WIB
media sosialfacebook
Facebook Hapus Aplikasi Khusus Remaja, Lifestage
Lifestage adalah aplikasi yang ditujukan khusus untuk remaja.

Metrotvnews.com: Tahun lalu, Facebook meluncurkan Lifestage, aplikasi khusus remaja. Aplikasi tersebut merupakan usaha Facebook untuk menarik para pengguna Snapchat agar menggunakan layanan dari Facebook. Lifestage kini telah ditutup, lapor Business Insider

Lifestage membatasi penggunanya untuk orang-orang yang berumur 21 tahun atau lebih muda. Menurut The Verge, sejak peluncurannya, aplikasi media sosial tersebut memang gagal menarik perhatian banyak orang. Selain itu, Lifestage punya masalah besar terkait privasi. 

Tidak ada cara pasti Lifestage bisa memastikan bahwa pengguna yang mendaftar tidak berumur lebih dari 21 tahun. Anda bisa saja berbohong tentang tanggal lahir Anda. Tidak hanya itu, konten Lifestage juga selalu dalam pengaturan publik sehingga ia bisa dilihat oleh siapapun. 

Lifestage dihapuskan dari App Store pada 4 Agustus dan kehilangan ini baru disadari beberapa hari kemudian, yang menunjukkan betapa tidak populernya aplikasi tersebut.

Sementara versi Android dari aplikasi tersebut tidak pernah dirilis. Selain itu, update terakhir untuk Lifestage adalah pada bulan Oktober 2016. Itu menunjukkan, Facebook telah berencana untuk melakukan ini selama beberapa waktu. 

Namun, pembuatan Lifestage tidak sia-sia. Dalam sebuah pernyataan resmi pada Business Insider, juru bicara Facebook berkata bahwa perusahaan telah "belajar banyak dari Lifestage" dan akan "terus mengaplikasikan pembelajaran ini dalam fitur-fitur di aplikasi utama Facebook." Belum lama ini, Facebook juga telah menghapus aplikasi Groups


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.