Peneliti Tiongkok Buat Simulasi Galaksi Terbesar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 31 Jul 2017 12:27 WIB
antariksationgkok
Peneliti Tiongkok Buat Simulasi Galaksi Terbesar
Ilustrasi. (Getty Images)

Metrotvnews.com: Tim peneliti asal Tiongkok menguji superkomputer paling cepat di dunia dengan menggunakannya untuk membuat alam semesta virtual terbesar yang pernah ada.

Mereka menyebut pengujian ini sebagai "pemanasan" untuk mesin yang disebut "Sunway TaihuLight", yang menggunakan 10 juta CPU core untuk menjalankan simulasi ini. 

Menurut South China Morning Post, media berbahasa Inggris asal Hong Kong, galaksi yang dibuat oleh Sunway 5 kali lebih besar dari simulasi yang dijalankan oleh ahli astrofisika dari University of Zurich pada bulan Juni lalu.

Namun, simulasi yang dilakukan oleh peneliti Tiongkok ini hanya bisa berjalan selama 1 jam, sementara simulasi di Swiss bisa berlangsung selama 80 jam. 

Simulasi pembuatan galaksi akan membantu para ahli astronomi untuk mencari kawasan paling berpotensi untuk diinvestigasi dan bisa membantu peneliti mencari tahu tentang komponen misterius yang ada di luar angkasa, seperti dark matter dan dark energy.

Simulasi tim Tiongkok ini dibuat untuk menunjukkan proses terciptanya galaksi dan juga proses ekspansinya, sekitar puluhan juta tahun setelah Big bang. Sayangnya, mereka tidak bisa melanjutkan simulasi ini. Ketua peneliti Gao Liang mengatakan, ada klien lain yang ingin menggunakan superkomputer Sunway. 

SCMP berkata, superkomputer buatan Tiongkok biasanya memiliki kelemahan dan jarang bisa bekerja dengan kekuatan penuh. Tim peneliti harus bisa menemukan cara untuk memaksimalkan kekuatan Sunway. Gao berharap akan dapat melakukan simulasi kelahiran galaksi sampai saat ini. Sekarang, galaksi telah berumur 13,8 miliar tahun.

Namun, untuk melakukan ini, mereka harus menunggu hingga penerus superkomputer Sunway diluncurkan. Superkomputer generasi berikutnya ini dikatakan dapat bekerja 10 kali lebih cepat dari Sunway dan mungkin akan digunakan pada 2019. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.