Pembuat Ponsel Mewah Akhirnya Bangkrut

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 14 Jul 2017 10:49 WIB
vertu
Pembuat Ponsel Mewah Akhirnya Bangkrut
Vertu kini bankrut. (Wikimedia Commons)

Metrotvnews.com: Pemilik Vertu, manufaktur ponsel mewah asal Inggris, gagal menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan setelah menawarkan kreditor untuk membayar EUR1.9 juta (Rp29 miliar) dari total hutang perusahaan yang mencapai EUR128 juta (Rp194 miliar).

Akibatnya, menurut laporan The Financial Times, operasi manufaktur Vertu di Inggris akan ditutup, yang berujung pada hilangnya sekitar 200 pekerjaan. 

Pebisnis dalam pengasingan, Murat Hakan Uzan membeli Vertu pada bulan Maret. Sebelum itu, Vertu telah berpindah tangan dari beberapa perusahaan investasi. Uzan, yang pernah menjadi pebisnis ternama di negara asalnya, Turki, kini tinggal di Paris. 

Uzan akan tetap memegang kepemilikan atas merek, teknologi dan lisensi desain Vertu. Menurut narasumber, orang yang tahu tentang rencana Uzan ke depan, sang pebisnis asal Turki itu berencana untuk menghidupkan kembali Vertu di masa depan. 

Meskipun merek Vertu kembali dihidupkan, kecil kemungkinan karakteristik yang menjadikan perusahaan itu unik akan dipertahankan. Manufaktur Vertu di Inggris merupakan tempat bagi para pekerja ahli yang membuat ponsel Vertu dengan material mewah seperti kulit, metal dan batu mulia.

Hasilnya, ponsel buatan Vertu biasanya memiliki teknologi tahun lalu tapi desain sangat mewah. Salah satu ponselnya bahkan dihargai hingga USD30 ribu (Rp400 juta). Selain itu, Vertu juga memberikan layanan yang memungkinkan konsumen untuk terhubung dengan layanan concierge


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.