YouTube Stories Hadir untuk Kreator 10 Ribu Pelanggan

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 30 Nov 2018 07:37 WIB
youtube
YouTube Stories Hadir untuk Kreator 10 Ribu Pelanggan
YouTube menggulirkan Stories ke kreator konten dengan jumlah pelanggan setidaknya 10 ribu pelanggan.

Jakarta: YouTube meluncurkan fitur serupa Snapchat Stories pada tahun lalu, bertajuk Reel, namun hanya tersedia untuk saluran terpopuler dalam jumlah terbatas. Kini, YouTube mulai memperluas cakupan fitur yang disebutnya sebagai Stories, ke lebih banyak kreator.

The Verge melaporkan bahwa fitur yang kini disebut YouTube Stories tersebut akan memungkinkan saluran dengan 10 ribu atau lebih pelanggan untuk mengunggah video sementara tersebut.

Mengusung konsep yang sama, fitur ini dapat ditonton hingga tujuh hari setelah diunggah, dan bukan 24 jam.

Stories ini juga dapat ditonton baik oleh pelanggan maupun non-pelanggan, selaras dengan karakter terbuka yang diusung oleh YouTube. Selain itu, YouTube juga menyebut bahwa Stories juga akan muncul di bar samping pada menu Up Next.

Sejak peluncuran YouTube Reel pada tahun lalu, fitur ini telah mendapatkan tanggapan beragam dari kreator konten. Sejumlah kreator memanfaatkannya untuk berbagi informasi dan cuplikan video terbaru mereka kepada pelanggan, selaras dengan tujuan utama YouTube Stories.

Meskipun demikian, sejumlah kreator lain masih skeptis terkait dengan fitur tersebut. Kini YouTube Stories digulirkan ke lebih banyak kreator konten, sehingga berpotensi konten yang mungkin akan disuguhkan fitur ini.

Sebelumnya, YouTube dilaporkan berencana menawarkan program orisinal karyanya di YouTube Original secara gratis untuk masyarakat pada tahun 2020 mendatang, namun akan didukung oleh iklan.

Sementara itu, YouTube Music mengumumkan harga baru lebih terjangkau untuk pelajar yang mendaftarkan diri sebagai anggota premium. Harga ini telah mendapat potongan harga menjadi USD4,99 per bulan (Rp72.532).


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.