AMD Pukul Telak Intel Lewat Zen 2, Berbasis 7nm

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 08 Nov 2018 11:15 WIB
amdhardware
AMD Pukul Telak Intel Lewat Zen 2, Berbasis 7nm
CEO AMD Lisa Su memperkenalkan prosesor AMD EPYC berbasis fabrikasi 7nm arsitektur Zen 2.

Jakarta: Pada acara Next Horizon. akhirnya AMD dengan jelas memukul Intel yang selama ini dilaporkan kesulitan memproduksi prosesor atau CPU berbasis fabrikasi 10nm.

Di acara tersebut, AMD memberikan sekelumit informasi terkait prosesor mereka yang telah diproduksi dengan fabrikasi 7nm, yang diberi nama arsitektur Zen 2. Arsitektur ini baru hadir untuk enterprise atau AMD EPYC.

Dikutip dari Forbes, pihak AMD mengklaim bahwa tingkat kepadatan jumlah core yang terpasang di prosesor fabrikasi 7nm meningkat dua kali lipat, dan peningkatan performa hingga 1,25 kali lipat dibandingkan arsitektur sebelumnya Zen+ yang hadir dengan fabrikasi 12nm.

Pada prosesor AMD EPYC terbaru berbasis fabrikasi 7nm oleh AMD ditanamkan 64 core dan 128 thread yang saat ini diberi nama EPYC Rome. Jumlah core dan thread tersebut lebih banyak dari generais sebelumnya, 32 core dan 64 thread.

Meskipun sejauh ini fabrikasi 7nm dan arsitektur Zen 2 baru hadir diprosesor kelas enterprise atau server, tidak menutup kemungkinan juga akan hadir di segmen mainstream di keluarga Ryzen. AMD sendiri sudah menyiapkan roadmap pengembangan prosesor berbasis fabrikasi 7nm

Bahkan dalam presentasi yang diberikan AMD mengaku arsitektur Zen 3 sudah dalam proses pengembangan dengan fabrikasi 7nm+ dan Zen 4 masih dalam tahap desain. Artinya AMD sudah memacu penuh riset dan produksinya sementara Intel justru dianggap kalangan industri mengalami kemunduran satu langkah.

Tidak hanya prosesor fabrikasi 7nm, AMD juga mengumumkan GPU fabrikasi yang sama. AMD mengumumkan Radeon Vega Instict MI60 dan MI50.

Kedua produk tersebut adalah kartu grafis untuk profesional, bukan gaming atau segmen consumer. Langkah AMD kali ini dipertanyakan sekaligus dinilai unik.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.