Ini Iklan Parodi Google Pixel

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 18 Oct 2016 08:46 WIB
google
Ini Iklan Parodi Google Pixel
Kreator konten YouTube menciptakan video parodi dari iklan resmi Google Pixel, mempromosikan Motorola Nexus 6.

Metrotvnews.com: Euforia kehadiran smartphone terbaru karya Google, yaitu Google Pixel, masih terasa di sejumlah kalangan.

Euforia ini juga menginspirasi salah satu kreator konten YouTube bernama SuperiorSandbox yang menciptakan video serupa iklan Pixel.

Iklan yang diciptakan SuperiorSandbox tersebut menggunakan tema dan layout yang juga digunakan Google pada iklan resmi Pixel. Namun, iklan parodi ini tidak mempromosikan Pixel, melainkan mempromosikan Motorola Nexus 6 yang diluncurkan pada dua tahun yang lalu.

Video parodi ini mengadopsi gaya iklan Google Pixel, lengkap dengan perputaran perangkat untuk menonjolkan fitur unggulan Pixel dalam format gerakan slow-motion. Pada video ini, SuperiorSandbox menampilkan Motorola Nexus 6 sebagai bintang utama.

Tidak hanya pergerakan, tema dan layout, video ini juga menggunakan tatanan audio yang sama dengan iklan resmi Pixel. Selain itu, SuperiorSandbox juga menampilkan alasan Motorola Nexus 6 terabaikan dan kesan baik yang diusung oleh perangkat ini.

Video buatan SuperiorSandbox ini bukanlah video parodi pertama dari periklanan modern yang beredar di internet. Namun, video ini menjadi video pertama yang terfokus pada versi lebih lama dari ponsel yang baru diluncurkan.

Motorola Nexus 6 masih dinilai sejumlah pihak mampu menawarkan nilai yang sesuai dengan banderol harganya, meski Google tidak lagi memasarkan perangkat ini. Sementara itu, Google Pixel XL ditawarkan seharga USD799, tidak jauh berbeda dari penawaran harga Nexus 6 saat diluncurkan yaitu seharga USD649.

Namun, Google telah meninggalkan merek Nexus dan terfokus pada merek Pixel sebagai penggantinya. Google juga mengungkap Nexus 6 telah mencapai masa akhir dari siklus update.

Oktober 2016 juga menjadi masa akhir update untuk Nexus 5 dan Nexus 9. Namun, kedua Nexus ini mendapatkan dukungan hingga September 2017.

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.