Co-Founder Michaelangelo Moran Mundur dari Go-Jek

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 19 Oct 2016 09:05 WIB
gojek
Co-Founder Michaelangelo Moran Mundur dari Go-Jek
Michaelangelo Moran. (Facebook / Michaelangelo Moran)

Metrotvnews.com: Salah satu pendiri Go-Jek, Michaelangelo Moran memutuskan untuk melepas jabatannya sebagai Brand Director.

"Enam tahun ini adalah perjalanan yang hebat, tapi, dengan berat hati, waktu saya di Go-Jek telah berakhir," seperti pernyataannya dalam unggahan di Facebook. Dia juga sempat bercerita, saat CEO Go-Jek Nadiem Makarim memintanya untuk mendesain logo untuk Go-Jek 6 tahun lalu, dia tidak menyangka logo itu akan menjadi dikenal begitu banyak orang. 

Dia juga tidak khawatir dengan masa depan Go-Jek. Dia yakin dapat mempercayakan perusahaan yang telah dia bantu bangun di tangan para pekerjanya.

"Tidak peduli apa yang terjadi, Go-Jek telah membuat sejarah dan ia akan terus melakukan hal ini di semua cara," katanya. Meski telah keluar, dia mengaku dia akan tetap mendukung dan mempromosikan Go-Jek. 

Nadiem mengaku sedih atas keputusan pria yang akrab disapa Mikey itu. Namun, dia tetap mendukung keputusan sahabatnya itu untuk menekuni bidang yang dia senangi yaitu seni dan hiburan. Dia juga menyebutkan, meski telah keluar dari Go-Jek, Mikey akan tetap menjadi advisor untuk Go-Jek.

"Mikey Moran memiliki jasa yang besar dalam perkembangan GO-JEK sejak pertama kali didirikan enam tahun lalu, hingga bisa menjadi sebesar saat ini," kata Nadiem. "Mikey pula yang mengawali pembangunan tim brand di GO-JEK hingga banyak dikenal oleh segala lapisan masyarakat."

Go-Jek pertama kali didirikan pada 2010. Namun, aplikasi Go-Jek diluncurkan pada bulan Januari tahun lalu. Pada bulan Agustus lalu, Go-Jek mendapatkan pendanaan sebesar USD550 juta atau sekitar Rp7,2 triliun. Pendanaan ini menjadikan Go-Jek sebagai startup unicorn pertama di Indonesia. 

Namun, sebagai perusahaan, Go-Jek bukannya tidak pernah menemui masalah. Pada awal kemunculannya, Go-Jek sempat bentrok dengan tukang ojek pangkalan. Sekarang pun, Go-Jek masih menemui masalah. Pada awal bulan ini, para pengendara Go-Jek melakukan demonstrasi.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.