Samsung Akhirnya Ungkap Penyebab Insiden Galaxy Note 7

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 23 Jan 2017 13:41 WIB
samsunggalaxy note 7
Samsung Akhirnya Ungkap Penyebab Insiden Galaxy Note 7
Samsung mengumumkan hasil investigasi terkait dengan permasalahan yang menimpa perangkat unggulannya, yaitu Galaxy Note 7.

Metrotvnews.com: Samsung resmi mengumumkan hasil investigasi yang dilakukannya terkait dengan insiden terbakarnya sejumlah perangkat Galaxy Note 7 yang terjadi pada tahun lalu.

Samsung menyebut desain baterai yang buruk dan terburu-burunya Samsung saat meluncurkan perangkat, menjadi permasalahan penyebab terbakarnya sejumlah Galaxy Note 7.

Selain itu, Business Insider juga melaporkan, Samsung mengungkap dua malfungsi baterai yang berbeda terjadi pada Galaxy Note 7, sehingga menyebabkan perangkat unggulannya tersebut menjadi panas dan terbakar.

Permasalahan ini ditemukan pada perangkat batch pertama Galaxy Note 7. Pada perangkat ini, Samsung menyebut menyisipkan baterai dengan ukuran terlalu besar untuk casing ponsel, sehingga menyebabkan sejumlah perangkat mengalami peningkatan suhu secara signifikan.

Hal ini memaksa Samsung melakukan proses recall pada perangkat tersebut dan menggantinya dengan baterai dari pemasok berbeda. Sayangnya, Samsung mengaku terburu-buru untuk menghadirkan perangkat pengganti ke pasar.

Samsung tidak menyadari baterai pengganti juga memiliki masalah yang sama. Terulangnya insiden tersebut mendorong Samsung untuk melakukan recall pada seluruh ponsel Galaxy Note 7, dan membatalkan seluruh proses produksi dari perangkat tersebut.

Samsung mengungkap telah mengembangkan sistem pemeriksaan baterai baru, demi menjamin perangkat yang diproduksinya di masa mendatang tidak akan mengalami permasalahan serupa.

Sistem pemeriksaan baru tersebut termasuk uji X-Ray ponsel dan uji kondisi ekstrem, yang akan memaksa baterai bekerja lebih keras dibandingkan aktivitas normal.

Samsung juga membentuk grup baru penasihat pihak ketiga, yang akan didukung oleh profesor dari Universitas of Cambridge, UC Berkeley dan Stanford University.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.