Korea Utara Diduga Curi Rencana Perang Korea Selatan dan AS

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 11 Oct 2017 11:30 WIB
korea utarakorea selatancyber security
Korea Utara Diduga Curi Rencana Perang Korea Selatan dan AS
Korea Utara dituduh mencuri dokumen sensitif militer dari Korea Selatan. (Ed Jones / AFP / Getty Images)

Metrotvnews.com: Anggota perlemen Korea Selatan yang juga anggota komite pertahanan mengklaim bahwa hacker Korea Utara telah mencuri sebagian dokumen militer Korea Selatan yang sensitif, termasuk rencana untuk membunuh pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. 

Media Korea Selatan, Yonhap melaporkan bahwa Rhee Cheo-hee, anggota partai politik Korea Selatan yang juga anggota komite pertahanan berkata bahwa dokumen yang dicuri oleh hacker Korea Utara merupakan dokumen Kementerian Pertahanan. 

Para hacker Korea Utara ini disebutkan mengakses dokumen terkait pasukan khusus Korea Selatan, informasi tentang pembangkit listrik, fasilitas militer dan rencana perang yang dibuat oleh Korea Selatan bersama dengan Amerika Serikat, lapor TechCrunch.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menolak untuk berkomentar terkait hal ini. Sementara Departemen Pertahanan Amerika Serikat belum menjawab. Rhee mengklaim, sekitar 235GB dokumen militer telah dicuri dari Defense Integrated Data Center dan sekitar 80 persen dokumen yang tercuri belum teridentifikasi. 

Peretasan ini terjadi pada bulan September lalu. Pada bulan Mei, pemerintah Korea Selatah telah mengumumkan bahwa data dalam jumlah besar telah dicuri dari sistemnya. Ketika itu, mereka juga menduga bahwa Korea Utara merupakan dalang di balik serangan tersebut. Namun, ketika itu, pemerintah tidak tahu dokumen apa yang dicuri. 

Korea Utara membantah klaim Korea Selatan ini. Yonhap melaporkan, Seoul telah memperkuat pertahanan siber mereka sejak terjadi serangan pada situs pemerintah dan perusahaan yang mereka duga dilakukan oleh pemerintah Korea Utara di Pyongyang. 


(MMI)

Video /